Pendaftaran Ditutup, Sembilan Kader Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Sultra

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pendaftaran bakal calon (balon) Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) masa bhakti 2020-2025 resmi ditutup.

Pemilihan Ketua DPD merupakan salah satu agenda pokok dalam musyawarah daerah (Musda) ke X Partai Golkar yang akan digelar pada 11 Maret 2020 mendatang.

Sejak dibuka pendaftaran pada 29 Februari hingga resmi ditutup 4 Maret 2020 pukul 24.00 Wita, ada sembilan kader Partai Golkar yang telah mengambil formulir pendaftaran di sekretariat penjaringan di Kantor DPD I Partai Golkar Sultra. Bahkan diantara mereka, sudah ada yang mengembalikan berkas pendaftaran.

Kesembilan kader Golkar yang akan berebut kursi untuk menggantikan Ridwan Bae selaku Ketua DPD Golkar Sultra selama dua periode tersebut adalah Ketua Golkar Wakatobi juga Bupati Wakatobi, Arhawi, mantan Deputy Site Manager PT VDNI Rusmin Abdul Gani dan Wakil Ketua DPRD Sultra Herry Asiku, Bupati Konsel Surunuddin Dangga, mantan Staf Ahli anggota DPR Fraksi Partai Golkar, Haris Andi Surahman, Ketua DPD II Golkar Konsel juga Ketua DPRD Konsel Irham Kalenggo, Ketua DPD II Golkar Buton La Bakry, mantan Dosen Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Abdul Rahman Farisi (ARF), dan kader Golkar Sahyono.

Sekretaris Golkar Sultra, Muhammad Basri, mengatakan sejak dibuka hingga penutupan pengambilan formulis pendaftaran tercatat ada sembilan calon yang mengambil formulir pendaftaran.

“Untuk pengembalian berkas batasnya hingga 10 Maret yakni semalam sebelum digelarnya Musda ke X,” tuturnya, Jumat (6/3/2020).

Ia katakan, dari kesembilan kader yang Partai Golkar yang mengambil formulir, baru tiga balon ketua yang mengembalikan formulir ke tim penjaringan.

“Dari kesembilan calon yang mengambil formulir, baru tiga orang yang mengembalikan berkas pendaftaran, yakni Herry Asiku, Arhawi, dan La Bakry,” ungkapnya.

Laporan: La Niati
Editor: Habiruddin Daeng

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.