SULTRAKINI.COM: WAKATOBI- Sejumlah peserta simposium pembangunan maritim terpaksa terlmbat dan tidak bisa mengikuti pembukaan kegiatan di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dikarenakan pesawat rute Wakatobi penuh, Jumat (10/11/2017).

Penerbangan Menuju Wakatobi Penuh, Peserta Simposium Pembangunan Maritim Terlambat
Acara simposium pembangunan maritim di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. (Foto: Amran Mustar Ode/SULTRAKINI.COM)

Bupati Wakatobi, Arhawi mengatakan awalnya pihaknya telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan Wings Air guna menyediakan penerbangan di Wakatobi hingga 20 November mendatang.

"Kami koordinasi dengan Wings Air agar kami mau carter pesawatnya untuk mengangkut peserta Wakatobi Wave 2017, sampai tanggal 5 kemarin kami masih di iya kan, tapi pas tanggal 7, pihak maskapai batalkan," jelas Arhawi saat membuka simposium pembanguan maritim.

Dikatakannya, pembatalan itu dikarenakan pesawat yang direncana siap memperlancar pelaksanaan Festival Wakatobi Wave 2017, masih melayani penerbangan rute di daerah lainnya.

"Saya minta maaf, para peserta simposium yang akan menghadiri Wakatobi Wave, harus ada yang ketinggalan dan berpencar dengan rombongannya. Kalau istrinya pak Sekretaris Kemenko Maritim saya tidak terlalu khawatir, karena sudah pernah tugas di Kendari, jadi uda tau jalan," ucap Arhawi.

Peserta yang diketahui terlambat menghadiri simposium, seperti Bupati Buru Selatan (Maluku), Wakil Bupati Taliabu (Maluku Utara), dan Staf Ahli Menteri Perhubungan.

"Bupati Buru Selatan mereka sudah di perjalanan dari Pasarwajo dengan kapal menuju Wanci, Wakil Bupati Taliabu sekarang sudah di ferry menuju Wanci," ungkap Kepala Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Wakatobi, Tarima.


Laporan: Amran Mustar Ode

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations