SUARA

Pengurus Golkar Butur Nilai Pernyataan Ketua DPD I Menimbulkan Kegaduhan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kader dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar mempertanyakan pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Daerah I, Hery Asiku bahwa pengusungan Ridwan Zakariah atas permintaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar.

“DPP mana yang minta. Jika memang diminta maka seharusnya sesuai mekanisme partai dan secara resmi,” tegas Wakil Ketua Bidang Kaderisasi DPD II Partai Golkar Butur, Ilham usai melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPD I Golkar Sultra terkait penolakan pengusungan Ridwan Zakariah, Senin (6/7/2020).

Sebelumnya, Herry Asiku megatakan, pihaknya mengusulkan Aswadi Adam ke pusat beberapa waktu lalu, kemudian DPP Golkar kembali meminta nama calon dari Butur.

“Sepertinya DPP masih mau melihat hasil survei. Kita kan kemarin usul Aswadi, tapi DPP minta lagi,” tutur Hery Asiku.

Ilham menyayangkan, pernyataan Ketua DPD I tersebut, karena telah menimbulkan kegaduhan di lingkup kader dan pengurus Partai Golkar.

yamaha

“Jangan membuat stemen yang menimbulkan kegaduhan. Yang namanya proses dan mekanisme partai, sekecil apapun harus dibicarakan di internal partai. Begitupun dengan pengambilan keputusan di partai harus melalui pleno,” jelasnya.

Menurut Ilham, tugas dan fungsi Ketua DPD I Golkar menciptakan kader-kader Golkar untuk menjadi kepala daerah. Ia pun mempertanyakan sikap kaderisasi Ketua DPD I Sultra terhadap partai.

“Apakah Pak Herry Asiku ini ada jiwa kaderisasinya terhadap Golkar untuk membersarkan partai atau hanya sebagai simbol ketua saja,” tegasnya.

Ilham menegaskan, sebagai kader dan simpatisan Golkar, Aswadi Adam harus mendapatkan rekomendasi Golkar. Karena Aswadi Adam adalah kader partai Golkar.

“Kader Golkar itu adalah Aswadi Adam, bukan Ridwan Zakariah. Sehingga yang harus mendapatkan rekomendasi adalah Aswadi Adam untuk diusung di Pilkada Butur,” ucapnya.

Laporan: La Niati
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.