SULTRAKINI.COM: MUNA BARAT - Operasi Zebra rupanya berdampak signifikan terhadap jumlah kepengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Hal itu mulai terjadi sejak jajaran Sat Lantas Kepolisian Resor Muna melakukan operasi mulai 1 November.

Pengurusan SIM Membludak Sejak Operasi Zebra
Membludaknya pengurusan SIM di Sat Lantas Polres Muna. (Foto: Akhir Sanjaya/SULTRAKINI.COM)

Menurut Kasat Lantas Polres Muna, IPTU Yonathan, dampak operasi zebra menambah kesadaran masyarakat dalam mengurus kelengkapan surat kendaraan seperti SIM. Jika sebelumnya, pihaknya hanya melayani 10-20 orang. Tepat 2 November, sebanyak 300 orang terdata mengurus identitas satu ini. Terbanyak pihaknya melayani pengurusan SIM C dan perpanjangan.

"Pengurusan SIM A tak terlalu banyak, jelas Yonathan kepada SultraKini.Com, Kamis (2/11/2017).

Ditambahkannya, pelayanan sempat diperpanjang waktunya, yakni Rabu (1/11) kemarin pukul 21.00 Wita. Sebab, masyarakat yang datang bertempat tinggal jauh seperti Kecamatan Tongkuno dan Kabupaten Muna Barat. Namun hari ini pelayanan berakhir sampai pukul 15.00 Wita.

"Pelayanan dilakukan pada malam hari, karena masyarakat yang dari tidak mau kembali karna jauh rumahnya. Bisa pulang kecuali sudah mendapatkan SIM. Kita juga khawatir jangan sampai kami punya mesin cetak rusak, jadi kita batasi saja," terang Yonathan.

Seperti halnya Salah Seorang Warga Desa Kampani, Hasirin. Dia mengaku kedatangannya ke Sat Lantas setempat guna mengurusi SIM miliknya. "Urus SIM kendaraan roda dua. Agar lebih patuh lagi dengan aturan lalu lintas," katanya.

Helm tidak berstandar SNI hasil sitaan dari pelanggar di pelaksanaan operasi zebra 2017 oleh jajaran Sat Lantas Polres Muna. (Foto: Akhir Sanjaya/SULTRAKINI.COM)

Data Sat Lantas Polres Muna di hari pertama operasi zebra, sebanyak 59 pelanggar ditindaki pihaknya. Semuanya merupakan pelanggar roda dua, 22 pelanggar diantaranya tidak mengenakan helm. "Yang tidak gunakan helm ini adalah yang diboncengan," kata Yonathan.

Pantauan SultraKini.Com, ratusan helm bukan standar SNI diamankan pihak kepolisian dari para pelanggar. Rencananya, sitaan tersebut akan dimusnakan pada akhir pelaksanaan operasi zebra 14 November mendatang.

Dia berharap, pelaksanaan operasi membantu mengingkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih mematuhi peraturan berlalu lintas.


Laporan: Akhir Sanjaya

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations