SUARA

Penyaluran BLT Tahap Enam di Konawe Segera Diproses

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) di Kabupaten Konawe sudah dilakukan hingga tahap lima. Satu tahap lagi, pemerintah kabupaten (Pemkab) bisa menuntaskan pencairan BLT-DD, yakni untuk periode pencairan bulan Oktober 2020.

Pemkab pun kini tengah merencanakan bakal segera mengajukan kembali dokumen terkait persiapan pencairan BLT-DD tahap enam itu kepada pihak Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kendari.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Konawe, Keni Yuga Permana, mengatakan, BLT-DD tahap empat hingga enam, diberikan kepada 16.906 keluarga penerima manfaat (KPM). Beda halnya dengan BLT tahap 1 hingga tahap 3 sebesar Rp 600.000 tiap KPM.

Nominal yang diterima untuk periode pencairan Agustus-Oktober 2020 tersebut yakni Rp 300.000 per KPM. Duit yang disiapkan untuk pencairan BLT-DD tahap empat hingga enam berjumlah sekira Rp 15 miliar.

“Setiap tahap penyaluran, total anggaran yang dicairkan sebesar Rp 5.071.000.000. Karena tiga tahap, jadi jumlahnya Rp 15 miliar. Kita salurkan di 239 desa, minus 52 desa yang sampai hari ini blokir DD-nya masih belum dibuka oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI,” ujar Keni Yuga Permana, saat ditemui diruangannya, Rabu (16/9/2020).

yamaha

Lanjut Keni juga menambahkan, penyaluran BLT-DD dimasa pandemi, awalnya hanya akan disalurkan untuk hitungan tiga tahap saja, yakni periode April-Juni 2020. Namun, ada penambahan waktu terkait pencairan BLT-DD selama tiga bulan. Tepatnya, pasca Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) RI, melakukan revisi atas pedoman penggunaan dana desa (DD) tahun 2020.

“Terkait penerima BLT, kita mengacu pada surat edaran (SE) Menteri Desa saja. Kriterianya saya pikir tidak akan jauh berbeda dengan syarat yang lalu,” ungkapnya.

Keni menyebut, jumlah KPM penerima BLT-DD tahap empat hingga enam di Konawe, mengalami peningkatan jika dibanding penerima BLT ditahap satu hingga tiga. Yang jelas, katanya, peningkatan jumlah KPM tersebut pastinya sudah dimusyawarahkan ulang dengan tim relawan Covid-19. Sambungnya, kalau memenuhi syarat, nama yang diusulkan itu harus tetap diakomodir untuk mendapatkan BLT.

“Peningkatan jumlah KPM itu juga disebabkan ada beberapa masyarakat yang sudah tidak mendapatkan bantuan sosial tunai (BST). Sehingga, kita upayakan supaya diakomodir lewat BLT saja. BLT ini kita upayakan dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat untuk meningkatkan daya beli ditengah pandemi,” pungkas Kepala BPMD Konawe itu. (B)

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.