Penyaluran ZIS ASN Pemkot 2021 Difokuskan ke Pelaku Usaha Rumahan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir memfokuskan penyaluran zakat, infak, dan sedekah  dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dihimpun oleh Badan Amil Zakat (Baznas) Kota Kendari di lingkup pemerintah kota tahap pertama 2021 untuk membantu peningkatan program ekonomi produktif untuk UMKM se- Kota Kendari.

Sulkarnain Kadir mengatakan penyaluran zakat yang diberikan tersebut bukan dalam bentuk pinjaman, melainkan murni untuk dimanfaatkan sebagai modal usaha, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

“Jadi yang dilakukan sore hari ini adalah penyaluran zakat lewat Basnas Kota Kendari yang dihimpun dari ASN lingkup pemerintah kota,” jelas Sulkarnain, Jumat ( 5/2/2021)

Dia juga mengungkapkan bahwa penyaluran ZIS (zakat,infak dan sedekah) kali ini kepada masyarakat yang menggeluti usaha rumahan kecil menengah yang mengalami dampak yang cukup signifikan di situasi pandemi Covid-19.

“Ini bentuk akuntabilitas pengelolaan zakat kita, dan untuk hari ini kita salurkan dalam bentuk ekonomi produktif, karena kita harapkan masyarakat apalagi dalam situasi pandemi Covid-19 ini rata-rata kesulitan, sehingga kita dorong mereka untuk produktif untuk usaha-usaha kecil, usaha-usaha rumahan ini kita berikan bantuan modal,” ucapnya.

Dirinya pun berharap, mudah-mudahan dengan bantuan modal ini usah para pelaku UMKM rumahan bisa lebih meningkat dan bisa keluar dari situasi sulit akibat dari pandemi Covid-19 ini.

Ditempat yang sama, Ketua Baznas Kota Kendari, Drs. H. Alimuddin K menjelaskan, program Baznas untuk Tahun 2021 ini memang difokuskan kepada pelaku usaha rumahan ekonomi produktif, sehingga bisa meningkatkan ekonomi keluarga dimasa pandemi.

Kantor Bulog Raha

“Untuk tahun sebelumnya banyak pendistribusian zakat kepada fakir miskin dan memang sasaran utama, tapi tahun ini kami mencoba menyalurkan ke para pelaku usaha rumahan, pedagang kaki lima, dan bakulan yang menurut data sampai hari ini di Baznas Kota Kendari sebanyak 230 orang dan setiap hari bertambah,” ucapnya.

Ia juga menerangkan, untuk penyaluran Tahun 2021 ini diprogramkan sebanyak 400 orang yang terdaftar akan menerima bantuan zakat namun tidak menutup kemungkinan bertambah.

Anggota DPRD Kota Kendari, dr. Aljabar Al Jufri saat penyaluran zakat ikut menyaksikan langsung mengaku sangat mengapresiasi upaya Pemkot dalam penyaluran zakat ini dalam meningkatkan ekonomi masyarakat melalui Badan Amil Zakat Nasional.

“Kemudian ini adalah bentuk penyaluran atau bentuk amanah dari Baznas karena gaji ASN Kota Kendari yang sudah dipotong bentuk penyaluran langsung kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Aljabar.

Politisi PKS itu juga mengatakan kebijakan Pemkot ini adalah langkah yang sangat baik dalam penyaluran zakat, sebab bentuk dari penyalurannya sejauh ini terbukti amanah.

“Sasaran dari Baznas ini adalah pelaku UMKM rumahan karena harapan dari Baznas ini sudah kita dengar tadi disampaikan oleh wali kota bahwasanya diupayakan yang menerima ini besok-besok itu akan memberi zakat juga, makanya itu diupayakan penerima manfaat (pelaku UMK) yang akan memutar (modal) dari hasil zakat tersebut,” pungkasnya.

Adapun data penerimaan ZIS yang diberikan langsung oleh wali kota terdapat 13 orang pelaku usaha rumahan dengan masing masing nominal sebesar Rp1.000.000. (B)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.