SULTRAKINI.COM: KENDARI - Sebanyak 216 wisudawan profesi Ners Stikes Mandala Waluya Kendari, diambil sumpahnya oleh Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang berlangsung di Hotel Grand Clarion Kendari, Rabu (8/11/2017).

Perawat Profesi Ners Stikes Mandala Waluya Kendari Diambil Sumpahnya
Pengambilan sumpah perawat Profesi Ners Stikes Mandala Waluya Kendari, Rabu (8/11/2017) (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Pengambilan sumpah perawat dilaksanakan sebagai bentuk syarat wisudawan sebelum terjun ke dunia kerja memberikan pelayanan kesehatan.

"Ini sudah menjadi amanah Undang-undang Keperawatan Nomor 36 Tahun 2014. Institusi pendidikan dalam hal ini perguruan tinggi, wajib mengikutkan calon alumninya untuk diambil sumpahya," ujar Sekretaris DPW PPNI Sultra, Sapril, Rabu (8/11/2017).

Sapril menambahkan, tugas seorang perawat di instansi pelayanan kesehatan selalu diperhadapkan dengan berbagai persoalan pasien, dalam hal ini  privasi pasien.

"Dimana ketika perawat sudah bekerja, harus menjamin keamanan privasi pasien yang tidak boleh diketahui oleh orang lain. Karenanya itu, sebelum mereka terjun dalam pelayanan, harus mengikrarkan diri siap bertanggungjawab dan menjadi perawat profesional dalam tindakan pelayananan keperawatan," terangnya.

Ditegaskan, jika institusi perguruan tinggi tidak melakukan sumpah perawat terhadap calon aluminya, terancam tidak akan mendapatkan rekomendasi penerbitan Surat Tanda Registrasi Perawat (STR).

"Ini sudah menjadi konsekuensi setiap perguruan tinggi jika tidak melaksanakan sumpah perawat. Saya berharap, apa yang dilakukan oleh Stikes Mandala Waluya Kendari dapat menjadi contoh untuk perguruan tinggi lainnya, terkhusus jurusan keperawatan," tegas Sapril.


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations