SUARA

Perdagangan Saham Berjalan Normal di BEI Meski Sedang Gempa

SULTRAKINI.COM:Jakarta – Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, operasional perdagangan saham di BEI berjalan normal seiring ada musibah gempa bumi 6,4 skala richter pada Selasa (23/1/2018) pukul 13.34 WIB.

“Sehubungan dengan adanya musibah gempa bumi 6,4 SR pada pukul 13.34 WIB, dengan ini kami informasikan bahwa operasional perdagangan BEI berjalan normal,” tulis pernyataan BEI, Selasa pekan ini.

Seperti diketahui, gempa berkekuatan 6,4 skala Richter menggoyang Jakarta. Pusat gempa berada di Lebak, Banten.

Informasi dari BMKG, gempa tersebut terjadi pada Selasa (23/1/2018), pukul 13.34 WIB. Pusat gempa berada di 7,21 Lintang Selatan dan 105,91 Bujur Timur tepatnya di 81 km Barat Daya Lebak, Banten.

Pada penutupan sesi pertama, Selasa (23/1/2018), IHSG naik 65,15 poin atau 1 persen ke posisi 6.565,68. Indeks saham LQ45 menguat 1,19 persen ke posisi 1.114,86. Seluruh indeks saham acuan kompak menghijau.

Ada sebanyak 206 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. Sedangkan 103 saham melemah. 123 saham lainnya diam di tempat. Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi di 6.581,50 dan terendah 6.537,07.

Transaksi perdagangan saham cukup ramai di BEI. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 225.570 kali dengan volume perdagangan 7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,4 triliun. Investor asing melakukan aksi beli Rp 259,44 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp 13.305.

yamaha

Secara sektoral, 10 sektor saham kompak menghijau. Sektor saham tambang naik 1,74 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham aneka industri menanjak 1,59 persen dan sektor saham keuangan menguat 1,21 persen.

Saham-saham yang menguat antara lain saham PGAS naik 7,29 persen ke posisi Rp 2.650, saham TRAM melonjak 5,51 persen ke posisi Rp 268 dan saham DOID menanjak 5,05 persen ke posisi Rp 1.040 per saham.

Sedangkan saham-saham yang tergelincir antara lain saham HOKI melemah 2,87 persen ke posisi Rp 338, saham FINN merosot 2,82 persen ke posisi Rp 172, dan saham IIKP susut 2,5 persen ke posisi Rp 312 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar menguat kecuali indeks saham Taiwan melemah 0,01 persen. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 1,44 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menanjak 1,09 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 1,23 persen, indeks saham Shanghai menguat 0,89 persen. Selain itu, indeks saham Singapura mendaki 0,47 persen.

bisnis.liputan6.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.