Pelantikan kapolri

Peringati Milad Ke-8, OJK Sumbang Darah 148 Kantong

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Peringati milad ke delapan tahun, Otoritas Jasa Keuangan gandeng industri jasa keungan di Sulawesi Tenggara sumbang darah 148 kantong di Palang Merah Indonesia (PMI) Kendari dari 240 pendonor.

Kegiatan donor darah tersebut berlangsung di Learning Center OJK Sultra pada Jumat (8/11/2019), yang dirangkaikan dengan sosialisasi Program Budaya Kerja OJK Sultra Kesehatan Darah, dengan tema “Gerakan Literasi dan Inklusi Darah”.

Melihat antusias industri jasa keungan dan msyarakat Kota Kendari yang mau mendonorkan darahnya membuat OJK siap laksanakan kegiatan donor darah tiga bulan sekali.

“Kita berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan bukan hanya saat ulang tahun OJK, tapi akan direncanakan tiga bulan sekali,” ujar Kepala Bagian Pengawasan OJK Sultra, Maulana Yusup, Jumat (8/11/2019).

Dalam sosialisasi tersebut, Direktur PMI Kendari, Liyasari, menyampaikan manfaat mendonorkan darah bagi kesehatan tubuh. Katanya, donor darah secara teratur dapat menurunkan kekentalan darah. Kekentalan darah merupakan salah satu faktor yang berperan dalam meningkatkan risiko terkena penyakit jantung.

Ia menjelaskan, semakin kental darah yang mengalir dalam tubuh, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah. Gesekan yang terjadi pada pembuluh darah ini dapat merusak sel-sel dinding pembuluh darah yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko terjadinya sumbatan pembuluh darah.

“Orang yang rutin melakukan donor darah memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung 88 persen lebih rendah daripada mereka yang tidak melakukan donor darah. Setiap kali akan mendonorkan darah, pendonor akan menjalani pemeriksaan dasar rutin seperti pemeriksaan berat badan, suhu, nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin,” kata itu saat melakukan sosialisasi.

Maulana, menambahkan biasaya saat peringati ulang tahun OJK selalu adakan sosialisasi inklusi keungan untuk mencapai target tiap tahunnya tapi kali ini berbedah.

“Target inklusi keungan 2019 yaitu 75 persen, namun OJK saat ini sudah memenuhi target dan sekarang sudah 76 persen masyarakat Sultra paham terkait literasi dan inklusi keungan,” tutupnya.

Laporan: Wa Rifin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.