SUARA

Perjuangan Kepsek yang Jemput Muridnya ke Sekolah

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pentingnya pendidikan sepantasnya bisa dirasakan semua orang. Tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus di Kota Kendari.

Adalah Sitwan, seorang Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Baruga Kota Kendari yang rela menjemput sendiri muridnya dari rumah ke sekolah.

Setiap harinya di waktu sekolah, sejumlah murid dijemput dari rumah masing-masing mulai pukul 07.15 Wita. Jarak yang terbilang jauh sampai 15 kilometer dari rumah mereka, masih dilajunya setiap pagi sebelum lebih dulu tiba di sekolah. 

Kadang kala kedatangannya itu, murid tak didampingi orangtua mereka sekedar tahu anaknya segera berangkat mencari ilmu. Tidak hanya disitu, diwaktu pulang pun, bapak tiga anak ini masih sudi mengantarkan muridnya tersebut.

Dia juga bercerita tentang aktivitas tambahannya itu dilakukannya sejak tahun 2000 saat menjadi pendidik di SLB lainnya di Kendari. Yang berbeda adalah kendaraan untuk menjemput setiap murid itu. Menurutnya, dulu tiga murid bisa diangkutnya menggunakan motor. Tapi sekarang lima murid bisa diangkutnya sekaligus dengan kendaraan roda empat miliknya.

“Walaupun mobilnya masih kredit dari bank,” katanya sambil tersenyum.

yamaha

Tindakannya itu bukan tanpa alasan. Kesadaran masyarakat menyekolahkan anaknya yang berkebutuhan khusus belum disadari para orangtua pada umumnya. Bahkan motivasi yang semestinya berawal dari orangtua justru merasa sang anak tidak ada kemampuan berkembang.

“Perhatian orangtua itu tidak ada. Sebenarnya kalau dididik dengan benar, dia aset bangsa,” terang Sitwan, Senin (3/10/2016).

Meski tanpa digaji niat baiknya ini, tetap melakukan untuk mengubah muridnya menjadi sosok mandiri, terampil, berakhlak dan bermartabat.

Saat ini di Kota Kendari terdapat lima SLB. Dua diantaranya berstatus negeri, salah satunya SLBN Baruga Kota Kendari di jalan D.I Panjaitan Lorong Perumahan Kehutanan Wundudopi Baruga.

SLBN Baruga Kota Kendari juga banyak morehkan prestasi dibidang keterampilan maupun akademik, seperti olimpiade sains, keperamukaan, kerajinan tangan dan keterampilan memasak tingkat nasional.

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.