Persaudaraan Muslimah Kendari Bagikan Paket Sembako Jelang Idul Fitri

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pengurus Daerah Persaudaraan Muslimah (PD Salimah) Kota Kendari membagikan ratusan paket sembako kepada masyarakat yang belum tersentuh bantuan di 11 Kecamatan di Kota Kendari pada Jumat (22/5/2020).

Ketua Persaudaraan Muslimah (Salimah) Kendari, Hj Sri Lestari, mengatakan sejak adanya Pandemi Covid-19 pemerintah kota sudah banyak memberikan bantuan kepada masyarakat kota yang terkena dampak dari wabah tersebut. Hanya saja, dimungkinkan ada sebagian masyarakat yang terdampak itu luput dari pendataan sehingga belum mendapatkan bantuan. Sehingga pihaknya menyasar itu.

“Sebenarnya, sudah ada tiga tahap bantuan sembako dari pemerintah. Hanya saja, bantuan tersebut sifatnya hanya sementara atau dalam kata lain hanya bisa bertahan 5 – 7 hari saja,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Sri Lestari, PD Salimah sengaja menjelang pelaksanaan hari raya Idul Fitri menyasar beberapa masyarakat di 11 kecamatan di Kota Kendari untuk diberikan bantuan paket sembako.

Selain itu, Lanjut Sri Lestari, pembagian paket sembako dari PD Salimah ini dalam rangka menssupor program pemerintah saat ini dimana masyarakat diimbau agar tetap stay at home. Adapun jumlah paket sembako yang disalurkan yakni sebanyak 100 paket.

“Penerimanya itu disetiap kecamatan bervariasi ada yang hanya satu orang, dua orang bahkan lebih,” terangn Sri Lestari saat hendak menyalurkan bantuan bersama pengurus lainnya.

Adapun bantuan paket sembako dari PD Salimah yang dibagikan berisi, beras, minyak goreng, gula, sirup, terigu. Tujuannya agar masyarakat bisa tetap tenang di rumah dalam merayakan hari raya atau lebaran sebagaimana anjuran pemerintah tetap stay at home.

“Jadi ini juga bagian dari menssupor program pemerintah agar tetap save saty at home dan tetap merasakan berlebaran, meskipun bantuan ini tidak sebarapa jumlahnya, tapi mudah-mudahan bisa bermanfaat selama merayakan lebaran di rumah,” terangnya.

Ketua TP PKK Kota Kendari itu juga mengimbau agar warga metro tetap di rumah saja ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) saat ini.

Menurut Sri, dengan berada di rumah, masyarakat akan terhindar dari penularan wabah tersebut. Itupun secara tidak langsung sudah membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami minta masyarakat Save Stay at Home. Dengan berada dirumah bukan berarti tidak berlebaran,” tutupnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.