ALI MAZI PEMPROV

Persiapkan Diri Menuju Ibu Kota Kepton, Baubau Hadiri Pertemuan TPO di Korea

SULTRAKINI.COM: Sebagai calon ibu kota yang dipersiapkan baGi Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) kelak, Kota Baubau terus melakukan persiapan dan pembenahan.

Salah satunya adalah, langkah Walikota Baubau AS. Tamrin, membawa rombongannya untuk menghadiri Pertemuan 9th Tourism Promotion Organization (TPO) General Assembly untuk pengembangan pariwisata di negara-negara Asia Pasifik di Busan, Korea Selatan mulai Kamis (26/09/2019).

Dalam acara yang dihadiri oleh 60 wali kota se-Asia Pasifik, diantaranya Walikota Uzbekistan, Kaohsiung, Baubau, Bogor (Jawa Barat), Pariaman dan Samosir (Sumatera Utara), Surabaya (Jawa Timur), Yogyakarta, Kanaziwa (Jepang), Andong, Busan Saha-Gu, Busan Metropolitan City, Daejeon Metropiltan City, Geoje City, Gimhae City, Goyang City, Gunsan City (Korea Selatan) , Hadong, Iksan City, Shanxi Provinsi, Qingdao, Qiannan (Tiongkok) tersebut, AS Tamrin yang menjadi daerah peserta pertama memaparkan, tentang Wisata Budaya Baubau sebagai Base Cultural Tourism.

Anggota tim TPO Baubau, Ibnu Wahid, dari Busan mengabarkan kepada media ini, TPO Summit yang dibuka oleh Sekjen TPO Kim So Ill tersebut, bertujuan untuk memajukan daerah-daerah peserta, melalui kemampuan daya saing yang mampu beradaptasi dengan standar Internasional, khususnya dalam pengembangan industri pariwisata.

“Ini adalah momentum besar dimana Kota Baubau, berada di tengah pergaulan kota-kota di dunia untuk memperkenalkan destinasi wisata daerah kita, sekaligus menyerap berbagai informasi dan pelajaran yang sangat berguna bagi pengembangan pariwisata Baubau. Sekaligus untuk menyongsong Provinsi Kepton kedepannya,” ujar AS Tamrin, seperti ditirukan Ibnu Wahid.

Dalam pemaparannya pada acara tersebut, selain menjelaskan secara gamblang mengenai pariwisata yang jadi andalan Baubau seperti budaya, panorama alam, adat-istiadat dan kuliner, AS Tamrin jg menyatakan pihaknya senantiasa membuka diri untuk menjalin kerja sama dengan daerah-daerah lain di dunia demi kemajuan daerah Kota Baubau, serta pemberdayaan dan peningkatan ekonomi kerakyatan, khususnya pariwisata.

“Benteng Keraton Buton sebagai benteng terluas di dunia beserta situs- situs bersejarahnya seperti Masjid Agung Keraton, Batu Popaua (batu tempat pelantikan Sultan), tiang bendera berusia ratusan tahun tetal menjadi andalam utama Kota Baubau. Tentu juga aneka budaya, adat istiadat beserta prosesi adat, wisata alam dan wisata bahari, serta kuliner menjadi andalan kita untuk perkenalkan kepada dunia Internasiona,” pungkasnya.

Penulis: MS Taslim

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.