SUARA

Pertumbuhan Ekonomi Sultra 2017 Positif

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis Pertumbuhan Ekonomi terhadap produk domestik regional bruto pada triwulan I sampai Triwulan IV di gedung BPS Sulawesi Tenggara pada Senin, 5 Februari 2018.

Pertumbuhan ekonomi Sultra pada triwulan IV tahun 2017 tumbuh 6,12 persen. Sedangkan pertumbuhan ekonomi sejak triwulan I sampai IV naik di angka 6, 81 persen dibandingkan dengan tingkat nasional yang lebih rendah, yakni 5,07 persen.

Pertumbuhan PDRB tertinggi menurut lapangan usaha triwulan IV tahun 2017 terjadi di sektor konstruksi dengan angka 9,49 persen, sektor pertanian di angka 4,39 persen dan jasa keuangan hanya mampu tumbuh di angka 3, 79 persen. Sedangkan pertumbuhan struktur dan pertumbuhan ekonomi menurut lapangan usaha mengalami pertumbuhan tertinggi, dimana pertambangan dan pengalian naik (13,00 persen), informasi dan komunikasi (8’43 persen), dan transportasi dan pengurangan naik (7, 24 persen). 

Kepala BPS Sultra, Atqo Murdiyanto mengatakan semua kategori ekonomi di 2017 mengalami penaikan atau besifat positif. Meskipun demikian, pertanian dan pertambangan menjadi konstribusi perekonomian Sultra, akan tetapi sumber pertumbuhan ekonomi Sultra 2017 adalah pertambangan dan pengalian yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yakni sebesar 2,58 persen.

yamaha

BPS juga merilis PDRB pengeluaran berupa ekspor Sultra yang tumbuh 13, 39 persen, impor 17,04 persen, PMBT 6,73 persen, konsumsi pemerintah 6,60 persen, konsumsi rumah tangga 0,66 persen, dan konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (LNPRT) 0,19 persen.

“Semua komponen mengalami pertumbuhan positif baik pemasukan maupun pengeluaran. Pengeluaran yang mengalami pertumbuhan tertinggi, yaitu ekspor barang dan jasa (26,93 persen), pengeluaran konsumsi LNPRT 9,69 persen, dan pembentukan modal tetap (8,87 persen)” kata Kepala BPS Sultra, Atqo Murdiyanto.

Laporan: Mita

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.