Pesona Pantai Koguuna, Wisata Unik nan Mengesankan

Bagi Anda yang bingung ingin menghabiskan akhir pekan anda dimana, maka solusi yang tepat adalah dengan mengunjungi salah satu destinasi wisata di Desa Mopano, Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton bernama Pantai Koguuna.Penulis: La Ode AliKeindahan yang akan Anda dapatkan jika berkunjung ke pantai ini salah satunya yaitu keunikan Udang Merah dan Batu Terbelah. Lokasi Udang Merah berada sekitar 50 meter dari bibir pantai. Sekumpulan udang akan dilihat di Bakau, uniknya udang tersebut sangat jinak, namun tidak boleh ditangkap apalagi dibawa pulang dan dimakan. Karena konon bagi yang mengkonsumsinya akan mendapat musibah, tapi tidak angker kok.Keberadaan batu terbelah sendiri cukup jauh sekitar 1 kilometer dari lokasi pantai. Asyiknya, di sela batu itu bisa digunakan untuk mandi dan berenang dengan luas sekitar 3 meter. Tapi bagi orang tua yang membawa anak-anaknya, atau adik-adiknya, jangan lupa dipantau, karena airnya cukup dalam. Tapi lagi-lagi aman kok, jadi tidak perlu khawatir.Pantai Koguuna memiliki rentang sekitar 2 kilometer dengan hamparan pasir yang putih dan tebal. Di sekitaran pantai banyak ditumbuhi pepohonan rindang seperti pohon pinus. Sehingga pengunjung tidak perlu khawatir akan terik matahari, inilah salah satu perbedaannya dengan destinasi wisata lain di Buton.Untuk mencapai tempat wisata yang satu ini, bisa menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat dengan waktu tempuh sekitar 15 menit dari Desa Mopano dengan beberapa tikungan kecil. Meski saat ini jalannya belum teraspal keseluruhan, tapi tergolong mudah untuk menjangkaunya.Sebab walaupun belum di aspal, tapi jalannya sudah pengerasan yang memudahkan pengendara membawa kendaraannya. Tempat ini sangat diminati oleh masyarakat dari semua kalangan. Warga Kota Baubau pun sering ke tempat ini untuk berlibur, khususnya di akhir pekan.Seperti pada Minggu (21/2/2016), kami sekeluarga sengaja menghabiskan waktu akhir pekan di pantai yang dikenal dengan udang merahnya ini. Sungguh pemandangan yang cukup menakjubkan, bagaimana tidak, sekitar pukul 10.00 Wita saat kami tiba, ternyata pengunjung pantai itu sudah tumpah ruah memadati tempat wisata itu. Ada yang sekedar duduk santai sambil memandangi lautan bebas, ada juga warga yang melakukan aktifitas seperti kejar-kejaran dengan canda tawa tanpa beban sedikitpun, terutama muda mudi.Disaat bersamaan, telinga kami dibuai dengan lantunan musik elekton berbagai aliran, mulai dari musik Dangdut hingga Pop yang sengaja dibawa oleh pengunjung bersama dengan perlengkapannya, seperti mesin generator karena memang belum ada aliran listrik disekitar itu. Musik yang diputar sekali kali diikuti dengan gerakan joget yang semakin menambah riuh pikuk kala itu.Untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang kondisi Pantai Koguuna, saya menyempatkan diri berbincang-bincang dengan sejumlah pedagang ditempat itu.

yamaha

Ternyata, setiap hari Minggu lokasi tersebut ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah, seperti masyarakat Kabupaten Buton Selatan, Buton Tengah, Kota Baubau, dan tentunya masyarakat Buton sendiri dari berbagai kalangan.Masyarakat yang datang ke Pantai Koguuna tidak perlu takut akan kelaparan dan kehausan, karena selain keindahan pantainya yang cukup menakjubkan, juga lokasi wisata tersebut dipadati oleh sejumlah pedagang yang sengaja datang mengais rezeki. Tentu dengan berbagai aneka jualan. Mulai dari es buah, bubur kacang ijo, dan makanan serta minuman ringan sengaja disuguhkan untuk warga yang berkunjung.Terakhir, setelah puas menikmati sejuta keindahan di Pantai Koguuna, jangan lupa membayar uang parkir kendaraan. Untuk sepeda motor Rp3000 dan mobil Rp10.000 per kendaraan. Jadi, ada baiknya mengunjungi destinasi wisata yang satu ini. Kalau tidak, pasti anda menyesal, cihui….(*)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.