SULTRAKINI.COM: KENDARI - BPJS Ketenagakerjaan akan turut serta memberikan pengawasan dan perlindungan bagi para petani yang ada di Kabupaten Konawe. Langkah itu bisa terlihat manfaatnya dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Petani Konawe Mulai Ditargetkan Kantongi BPJS Ketenagakerjaan
Sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan bersama Gempita Konawe di aula Wekoila, Kecamatan Unaaha. (Foto: Nova Aliza/SULTRAKINI.COM)

Dalam pelaksanaannya, BPJS Ketenagakerjaan Sultra telah bekerjasama dan melakukan sosialisasi dengan Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Konawe sehubungan manfaat dan program pihaknya itu.

Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Kendari, Nursalam Halim mengatakan bahwa program tersebut sangat dibutuhkan oleh seluruh pekerja, termasuk di dalamnya para petani. Dengan waktu kerja yang bisa dikatakan sangat padat dan rawan dengan resiko, mereka membutuhkan adanya perlindungan dengan cara menjadi bagian dari BPJS Ketenagakerjaan.

"Dalam perjalanan dari rumah menuju sawah atau lahan garapan, para pekerja sudah kami lindungi. begitupun selama bekerja dan balik ke rumah. Terjadi resiko kecelakaan kerja akan mendapatkan pengobatan, perawatan, dan santunan. Bahkan ada Santunan yang diberikan sebagai pengganti upah selama pemulihan karena kecelakaan kerja itu. Tentunya dengan iuran yang sangat terjangkau, Rp 16.800," jelas Nursalam di aula Wekoila, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Minggu (15/10/2017).

Untuk memenuhi tujuan itu, Koordinator cabang Gempita Koanwe, Irwan ikut menargetkan seribu petani Konawe mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan di 2017. Dia menilai, program nantinya bisa memberikan manfaat di kala musibah kecelakaan kerja dialami petani.

"Dengan adanya perlindungan ini, diharapakan memicu peningkatan produktivitas petani," kata Irwan.

Sosialisasi manfaat program BPJS Ketenagakerjaan di Konawe itu juga dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan, perwakilan Polres Konawe, Kodim 1417/Kendari, Korwil Gempita Sultra, Bulog, BPJS Kesehatan dan pihak perbankan.


Laporan: Nova Aliza

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations