Pj Bupati Konawe Upayakan Peresmian RS Oleh Presiden atau Menteri

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Pj. Bupati Konawe, Tasman Taewa melakukan peninjauan ke gedung baru Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit (RS) Kabupaten Konawe, Selasa (26/6/2018). Ia pun memberi apreasiasi terhadap pembangunan RS yang diklaim termegah se-Sultra itu.

Dalam lawatannya, Tasman didampingi Pj Sekda Konawe, Hj. Asriani Porosi. Hadir pula sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang turut mendampingi. Kehadiri Pj Bupati dan rombongan disambut langsung Direktur RS, dr Agus Lahida.

Tasman bersama rombongan mengelilingi ruang gedung berbentuk kura-kura tersebut mulai dari lantai satu sampai pantai tiga. Mereka juga sempat mencoba lift RS, yang menghubungkan ketiga lantai RS.

Tasman mengaku sangat puas terhadap hasil akhir pengerjaan gedung RS Konawe. Ia berharap proses peresmiannya nanti dapat dilaksanakan secepatnya, sehingga bisa langsung dinikmati masyarakat.

“Untuk peresmiannya nanti antara Agustus atau September. Karena Juli depan, pihak rumah sakit baru akan melakukan pemindahan barang, namun belum bisa melakukan pelayanan,” ujarnya.

yamaha
Kabag Humas BLUD RS Kabupaten Konawe, Diana dengan latar belakang RS yang tampak dari depan (foto: Mas Jaya / SULTRAKINI.COM)
Kabag Humas BLUD RS Kabupaten Konawe, Diana dengan latar belakang RS yang tampak dari depan (foto: Mas Jaya / SULTRAKINI.COM)

Terkait rencana peresmiannya nanti, Tasman berharap ada petinggi dari pusat yang bisa hadir. Katanya, dalam waktu dekat pihaknya akan coba komunikasi dengan pemerintah pusat, apakah RS tersebut nantinya akan diresmikan langsung oleh presiden atau menteri kesehatan.

“Kita berharap pemerintah pusat yang nantinya meresmikan gedung megah ini,” terangnya.

Sementara itu, Direktur BLUD RS Kabupaten Konawe, dr Agus Lahida melalui Kabag Humasnya, Diana menuturkan, pihaknya baru akan mulai memindahkan peralatan medis ke RS. Selain itu, pihaknya juga masih akan membereskan halaman samping dan belakang RS yang belum dialasi paving block.

“Halaman bagian sambing dan belakang ini tidak masuk dalam kontrak pembangunan RS, sehingga masih becek. Makanya, pak direktur rencananya akan melakukan pengaspalan atau dipasangkan paving block. Biar nanti ketika melakukan pelayanan, RS-nya tidak gampang kotor,” terangnya.

Laporan: Mas Jaya
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.