Polda Sultra Incar Peredaran Narkoba di Lapas Kendari

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Peredaran Narkoba di Lapas Kelas II A Kendari nampaknya makin masif. Hal ini diketahui berdasarkan keterangan seorang pengedar narkoba AS yang ditangkap olisi beberapa waktu lalu. Tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari sekorang oknum di Lapas kendari.

 

Atas keterangan tersebut, Ditresnarkoba Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) saat ini tengah mengusut peredaran barang haram tersebut yang di duga dikendalikan oleh seorang oknum di lingkungan Lapas Kelas II A Kendari.

 

Hal ini sebagaimana diungkapkan Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra AKBP Sumarto saat dikonfirmasi mengani adanya pengendar narkoba di Lapas Kendari. Menurutnya, pihak Ditresnarkoba sedang mengusut tuntas peredaran narkoba yang berasal dari dalam lapas tersebut.

 

\”Kami lagi lidik dan usut masalah ini, peredaran nya didalam lapas sedang ditelusuri, tidak menutup kemungkinan dari dalam sana ada yang kendalikan,\” ungkap pria berkacamata ini, Senin (04/4/2016).

 

\”Untuk selengkapanya konfirmasi ke Subdit I saja yang nangkap tersangka itu,\” tambahnya.

 

Dari penangkapan tersangka pengedar narkoba Agus Salim, diamankan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu seberat 1,002 gram. Pada Polisi, Ia mengaku baru sekitar sebulan lamanya menjadi pengedar barang haram tersebut.

 

Untuk sekali transaksi, Agus biasanya mendapatkan 3 paket sabu seharga Rp1,5 juta untuk setiap gramnya. Paket ini kemudian dijual kembali dengan harga Rp1,7 juta. Dalam bertransaksi, Agus membeli paket sabu-sabu tersebut melalui transfer ke rekening Bank.

 

\”Saya tidak pernah ketemu dengan orang yang menjual sabu, komunikasinya hanya lewat handphone saja, dia yang memberitahukan dimana sabu-sabunya dilemparkan, kemudian saya yang pungut,\” kata Agus dihadapan penyidik.

 

Saat SULTRAKINI.COM mencoba untuk menemui Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II.A Kendari, Muchlis Adjie guna meminta keterangan terkait hal tersebut. Syangnya, kalapas tengah tidak ada ditempat.

 

Menurut keterangan salah seorang staff lapas, saat ini Kalapas sedang berada di Jakarta untuk memenuhi undangan Kementerian Hukum dan HAM serta BNN RI.

 

\”Sekitar tiga hari di Jakarta, tunggu hari Kamis saja pak,\” kata salah seorang pegawai Lapas.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.