SUARA

Polisi: Mayat Perempuan di Morosi Hasil Pembunuhan Berencana

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Tak disangka, kasus pembunuhan seorang wanita yang sempat menghebohkan warga Desa Tanggobu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu dilakukan oleh suaminya sendiri.

Riko Widia Wardana merupakan suami dari Satriani, korban pembunuhan tersebut. Riko diketahui sehari-hari bekerja sebagai satpam di salah satu perusahaan tambang Kecamatan Morosi. Dia nekad membunuh istrinya sendiri dengan menggunakan jilbab milik korban.

“Berdasarkan hasil keterangan sementara, pelaku membunuh istrinya disebabkan faktor cemburu dan diduga telah memiliki pria idaman lain (Pil). Namun saat ini kita belum bisa jelaskan keseluruhan karena masih akan kita periksa lanjut di Mapolres Konawe,” ujar Kasat Reskrim Konawe, IPTU Rahmad Zam Zam kepada SultraKini.Com melalui sambungan telepon, Rabu (4/4/2018).

Mantan Kapolsek KP3 ini menambahkan, korban dibunuh di semak-semak pada malam hari, usai dijemput oleh pelaku dari tempat kerjanya. Sehari-hari korban diketahui bekerja sebagai pelayan di salah satu rumah makan yang ada di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe.

“Pembunuhan ini sudah direncanakan matang oleh pelaku, karena merasa sudah tidak tahan dan emosi akibat terbakar cemburu,” ujarnya.

yamaha

Lanjut Rahmad Zam Zam, usai membunuh korban, pelaku sempat menghilang selama dua hari. Dia melarikan diri untuk menghilangkan jejak dari petugas. Namun pelariannya itu terhenti sudah, saat tim gabungan Polres Konawe bersama regu Kompol Mauludin mencium keberadaan pelaku.

“Pelaku kami tangkap di rumah selingkuhannya atau calon istrinya yang terletak di Desa Karang Ano, Kecamatan Wawaikarya, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Rencananya besok kami bersama rombongan membawa pelaku ke Polres Konawe,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Tanggobu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe dihebohkan dengan penemuan sosok mayat perempuan dengan keadaan telah membusuk pada Senin (2/4/2018).

Mayat perempuan yang diketahui bernama Satriani (27), pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri. Dikabarkan, korban sempat hilang selama lima hari tanpa kabar. Namun nahas, Satriani ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.

 

Laporan: Wayan Sukanta

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.