SUARA

Polisi Pelajari CCTV Bank Mandiri Terkait Pencurian Misterius Setengah Miliar

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kasus pencurian uang PT. MIP di mobil yang dibawa Agus (31) dan Samar Jaya (39), terus diselidiki Unit Reskrim Polsek Baruga. Polisi mempelajari CCTV dari kantor Bank Mandiri yang direkam Jumat (11/3/2016) lalu.

 

Bukan hanya itu, pihak Reskrim juga memanggil salah satu dari kedua korban yakni Agus untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 

Dari hasil pantauan CCTV, Polisi membidik 2 orang yang diduga pelaku pencurian tersebut. Kedua pelaku itu diduga membuntuti korban sampai ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).

 

Dari CCTV, tampak ketika korban akan keluar dari halaman Bank Mandiri, terduga pelaku pertama, yakni laki-laki dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat putih keluar lebih dulu, kemudian disusul wanita yang juga menggunakan motor tipe yang sama.

 

Agus yang merupakan salah satu korban, membenarkan terduga pelaku tersebut. Kedua orang tersebut sepintas ia lihat saat keduanya bertengkar di TKP.

yamaha

 

\”Saya memang sempat melihat mukanya (terduga tersangka pria), orangnya itu agak kecil-kecil, mukanya bopeng-bopeng gitu, kalau dia ada disini pasti saya tahu, karena saya ingat persis, yang perempuan juga begitu,\” ujar Agus saat memberikan keterangan kepada anggota Reserse Polsek Baruga, Sabtu (12/03/16) siang.

 

Menurut penuturan Agus, bahwa awal kejadian saat itu ia merasakan oleng pada mobil yang dikemudikannya tepat di depan SMAN 4 Kendari. Kemudian ia memberhentikan mobilnya di depan kantor Perpustakaan.

 

Saat itu ada sebuah mobil Avanza silver yang berhenti di depan mobilnya dengan jarak sekitar 7 meter. Lalu datanglah dua orang yang terduga tadi bertengkar tepat diantara mobilnya dan Avanza silver tersebut. Namun ia sama sekali tidak menghiraukannya, justru ia turun dari mobil untuk membuka bannya yang bocor lalu dibawa ke tukang tambal ban.

 

Setelah selesai menambal ban, disitulah ia melihat uang perusahaan yang ia bawa senilai Rp500 Juta raib digondol maling.(B)

 

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.