SULTRAKINI.COM: MUNA - Jelang akhir tahun, Kepolisian Resor Muna menggelar press release Analisa dan Evaluasi (Anev) Keamanan dan Ketertiban Masyakarat (Kamtibmas) di tiga wilayahnya, yakni Kabupaten Muna, Muna Barat, dan Kabupaten Buton Utara sepanjang 2017.

Polres Muna: Angka Kriminalitas Turun 15 Persen di 2017
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga bersama Forkopimda saat memusnahkan miras di halaman belakang Mako Polres Muna. (Foto: Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)

Kegiatan yang berlangsung di halaman belakang Mako Polres Muna tersebut, dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras), helm non standar, dan knalpot racing hasil penindakan dari operasi Lilin Anoa dan Operasi Cipta Kondisi Anoa 2017.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengatakan dari perkembangan kriminalitas yang terjadi sejak Januari-Desember 2017, tercatat sebanyak 1.177 kasus. Bila dibandingkan 2016, tercatat sebanyak 1.356 kasus, dengan kata lain mengalami penuruan 179 kasus atau 15 persen.

Menurutnya, penurunan dari kasus-kasus yang ada di wilayah Polres Muna itu menunjukan bahwa tren perkembangan yang ada secara umum mengalami penurunan cukup baik. Namun demikian, pihaknya tetap antisipasi mengenai kriminalitas di 2018 tidak akan terus berkembang baik secara kualitas maupun kuantitas.

"Di tahun 2017 ada sejumlah kasus menonjol dengan kekerasan, di antaranya pembunuhan, begal, dan curanmor serta kasus lain yang menjadi antisipasi dan atensi kita secara keseluruhan 100 persen sudah masuk dalam penyedikan," kata Agung Ramos yang dihadiri Dandim 1416/Muna Letkol Inf. Idris Hasan, Bupati Muna Barat LM. Rajiun Tumada, Kepala Pengadilan Negeri Raha Yasri, Kasi Pidsus Kejari Muna Baskara Haryasa, Kabag Ops Polres Muna Kompol Arman beserta perwira tinggi Polres Muna.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga saat menggelar press release bersama Forkopimda di Mako Polres Muna. (Foto: Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)

Kecelakaan lalu lintas sepanjang 2017 terdapat 77 kasus dibanding 2016 hanya 71 kasus. Dimana terjadi kenaikan enam kasus atau 8,4 persen. Sementara pelanggaran sebanyak 3.592 kasus mengalami penurunan sekitar 250 kasus atau 0,6 persen dari 3.842 kasus.

Khusus kasus narkoba lanjut dia, pihaknya mengungkap sebanyak 13 kasus dan telah memenuhi target Satres Narkoba Polres Muna yang secara kuantitas mengalami kenaikan sebanyak 46 persen dibanding pengungkapan di 2016 hanya tujuh kasus.

Selain itu, Satintelkam Polres Muna juga mendapat kehormatan dengan memperoleh penghargaan peringkat kedua terbaik dalam pelayan SKCK tingkal Polres se-Indonesia atas penilaian indeks kepuasan masyarakat di 2017.

"Perlu saya sampaikan bahwa kami sudah melakukan berbagai bentuk kegiatan terobosan inovasi guna menekan angka kriminalitas antara lain terobosan bhabinkamtibmas yang membuka usaha kursus menjahit gratis, pengelolaan hasil pohon enau menjadi gula aren, pembuatan taman baca Al Quran, dan melakukan pengobatan gratis 13 kali di wilayah yang dianggap sering terjadi konflik," jelas Agung Ramos.

Melaksanakan operasi cipta kondisi dengan sasaran penyakit masyarakat dengan menyita barang bukti, berupa miras tradisional jenis kameko sebanyak 1.514 liter, arak atau tuak 332 liter, miras pabrikan 132 botol, dan barang bukti hasil Operasi Zebra, yakni helm bukan standar serta knalpot bogar.

"Saya sampaikan saat ini wilayah hukum Polres Muna masih tetap dalam keadaan aman dan kondusif. Suasana ini agar tetap kita pertahankan dan kerja sama masyarakat kita butuhkan, karena semua ini berkat partisipasi masyarakat baik Muna, Muna Barat, dan Buton Utara," ungkapnya.


Laporan: Arto Rasyid

Pemusnahan helm bukan standar dan knalpot racing/bogar di halaman Mako Polres Muna menggunakan alat berat. (Foto: Arto Rasyid/SULTRAKINI.COM)

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations