Pondok Pesantren Ihsan Kamboy Adakan MTQ Pertama, 97 Santri Ikuti Lomba

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pondok Pesantren Ihsan Kamboy mengadakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) pertama yang diikuti oleh 97 santri yang dibuka langsung oleh Walikota Kendari Sulkarnain Kadir, di halaman Pesantren Ihsan Kamboy, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (16/1/2021).
 

“Semoga pesantren Ihsan Kamboy ini bisa membawa anak-anak atau mengajarkan hal-hal positif serta meningkatkan mutu kualitas terhadap Al-Quraan,” ucap Sulkarnain Kadir, saat membuka lomba MTQ.

Ketua Panitia Pelaksana, Ustadz Muh. Anwar Ubaid mengatakan kegiatan ini bertujuan mencari bibit-bibit unggul dan potensi dibidang baca tulis Al Quran untuk dapat mengikuti kegiatan MTQ dan STQ yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Untuk mengukur tingkat keberhasilannya maka diadakannya MTQ jadi ketika mereka yang dikatakan juara maka akan direkomendasi untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang formal yang dilakukan oleh pemerintah, misalnya STQ dan MTQ,” ucapnya.

Muh. Anwar Ubaid juga mengungkapkan, ada sekitar 100 lebih santri Pondok Pesantren Ihsan Kamboy yang berpartisipasi dalam perlombaan yang diadakan dari tanggal 16-18 Januari 2021. Namun hanya sekitar 97 orang saja yang diikuti dalam perlombaan MTQ.

Dari 97 orang yang mengikuti lomba MTQ ini di bagi dalam tiga kelompok, yakni kelompok pertama Tilawah golongan kanak-kanak sebanyak 64 orang terdiri dari 32 orang putra dan 32 orang putri. Selanjutnya kelompok kedua golongan lomba Musawaqoh Tifsil Quran dengan hafalan 1 Juz dengan Tilawah dengan peserta 11 orang putra dan 17 orang putri. Sedangkan untuk kelompok ketiga dengan golongan Tifdil Quran hafalan 5 Juz serta tilawah sebanyak lima orang peserta.

Sehingga lanjutnya, ia berharap anak-anak tersebut dapat menjadi penghidup suasana spiritual Kota Kendari yang lebih sempit dan lebih luas, dimana saja mereka berada akan membawa Al Quran. Karena misi utama di Pesantren  Ihsan Kamboy yakni melahirkan kader-kader yang bisa membumikan Al Quran. (B)

Laporan: Risna
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.