Pra Launching Kebun Raya UHO, Bakal Dihadiri Megawati Soekarno Putri

SULTRAKINI.COM:KENDARI- Universitas Halu Oleo bakal menyelenggarakan pra launching Kebun Raya yang bekerjasama dengan Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

 

Dalam pra lounching ini, direncanakan turut dihadiri Pembina dan Pelindung Kebun Raya Indonesia, Megawati Soekarno Putri serta sejumah pejabat lembaga negara, pejabat instansi dan mahasiswa, untuk meresmikan langsung di lokasi kebun raya UHO.

 

Dari sambutan Rektor UHO, Usman Rianse dituliskan bahwa kebun raya ini akan mengangkat tema tumbuhan endemik sulawesi, dengan visi sebagai bagian konservasi, pendidikan dan penelitian tumbuhan endemik sulawesi yang terkemuka.

 

Di Kebun Raya UHO ini, yang akan menjadi Ikon tumbuhan, yakni jenis tumbuhan lokal dan endemik, jenis tumbuhan langka dan memiliki manfaat ekonomi bagi masyarakat seperti Lasjia hildebrandii (Steenis) P.H Weston & A.R. Mast (Proteaceae).

 

Lasjia hidebrandii merupakan jenis tumbuhan endemik, yang termasuk jenis suku Proteaceae.ciri tumbuhan ini, memiliki pohon kecil dengan tinggi 10 meter, daun tunggal, tersusun vertikal atau melingkar di batang antara 3 sampai 5 helai, memanjang dengan tepi bergerigi, rangkaian bunga dan buah keluar melalui ujung ranting dan memiliki bentuk buah yang bulat dengan rasa pahit sepat.

yamaha

 

Pra Launching Kebun Raya UHO ini sendiri direncanakan dimulai pada pukul 09.00 Wita. Menunggu waktu pelaksanaan, para peserta sudah mulai berdatangan dari di Gedung Auditorium Mokodompit UHO, sebagai lokasi pertama, untuk selanjunya ke Lokasi Kebun Raya UHO pada siang hari.

 

Dari mastesplan kebun raya UHO, keseluruhan kawasan tersebut nantinya akan memiliki area pembibitan, area kompos, taman anggrek sulawesi, landmark kebun uho, menara pandang, area outbond dan sejumlah bangunan lainnya. Sedangkan untuk tanaman koleksi, yang akan dikembangkan yakni tumbuhan eboni, tanaman endemik sulawesi, palem sulawesi, tanaman pulau muna, kayu sulawesi, sagu, tumbuhan Myrtaceae.

 

Secara keseluruhan lokasi Kebun Raya UHO terbagi menjadi 24 titik lokasi yang terletak dalam satu kawasan seluas sekitar 22,8 hektar.

 

Untuk pemanfaatan lahan dan ruang terbagi tiga area. Area poertama, yaitu hutan sekunder seluas 18,46 hektar yang terdiri dari lahan dengan vegetasi rapat berbentuk topografi yang datar hingga bergelombang. Pemanfaatannya sebagai lokasi penelitian dan praktek lapangan.

 

Area kedua, berupa rawa yang terdiri dari dua lokasi terpisah oleh jalan. Luasnya 3,42 hektar. Pemanfaatannya sebagai lokasi penanaman sagu. Dan area ketiga, disebut area Arboretum seluas 1,0 hektar. Area ini nantinya akan difungsikan sebagai lokasi penelitian mahasiswa, karna letaknya berdekatan dengan kampus UHO. Vegetasi yang banyak di lokasi ini seperti kayu besi atau kayu nona, Xanthostemon petiolatum.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.