Prediksi Tren Busana Muslim 2019

SULTRAKINI.COM: Tren busana muslim terus berkembang seiring zaman. Sejak 2010, perkembangan tren busana muslim melaju lebih cepat, termasuk dipicu menjamurnya komunitas hijab dan perancang busana muslim.

Tren busana muslim juga kerap datang dari media sosial dan para influencer hijab. Meski tahun 2019 masih dua bulan lagi, tak ada salahnya mulai menyiapkan diri menjadi trend setter busana muslim dari sekarang.

Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia menjadi salah satu wadah bagi perancang busana muslim lebih berkreasi. Sejumlah desainer busana muslim jebolan APPMI berhasil menciptakan tren baru di dunia fashion hijab. Misalnya, keikutsertaan perancang busana di prediksi tren busana muslim 2019.

Dilihat dari karya desainer hingga selera pasar. Bukan hanya tren busana yang berkembang, tapi juga keberadaan desainer baru yang terus bermunculan menambah kekayaan fashion muslim di Indonesia. Sebut saja Irna Mutiara. Berpengalaman lebih dari satu dekade, Irna Mutiara tampak fasih menunjukan karyanya yang berkarakter kuat. Salah satunya lewat Media Viewing Trend 2019.

Ia membawa koleksinya bertema ‘Orgues’ berati organ tubuh manusia yang jarang dipakai oleh desainer busana muslim Indonesia.

“Saya melihat organ dalam tubuh manusia memiliki keindahan tersendiri yang bisa diadaptasikan ke dalam fashion. ‘Orgues’ juga bisa mendeskripsikan fashion yang sangat personal karena terinspirasi dari organ dalam manusia,” ujar Irna, Selasa (27 Maret 2018) dilansir dari Detik.com.

Bahan busana muslim digunakannya lebih kepada organza dan silk. Pilihan bahan transpran kembali hit di erah ini.

Kantor Bulog Raha

“Bahan-bahan yang transparan dan kemudian ditumpuk-tumpul bisa menyajikan bentuk yang baru. Ini bocoran trend dari Indonesia Trend Forcasting 2019,” tutur Irna.

Bahan-bahan tersebut disulapnya ke dalam koleksi bersiluet ‘Y’, yakni sedikit lebar di bagian atas dan sempit di bagian bawah. Siluet ini menjadi tren di tahun 20-an ketika para wanita meninggalkan korset dan memilih busana lebih fleksibel.

Seperti ciri khas desain Irna sebelumnya, koleksi ini kembali menyajikan tali temali. Irna mengaku tali temali awalnya terlihat berantakan akan jadi indah jika disajikan dengan tepat.

Irna pun kembali menyajikan warna-warna lembut seperti putih dan biru. Menurutnya, warna bertema ‘zen’ akan ngetren di 2019. “Warna-warna zen yang tenang, damai, diprediksi akan menjadi tren,” tuturnya.Selain warna, motif printing akan semakin digandrungi para desainer sebab perkembangan digital printing memudahkan desainer mencetak motif dalam jumlah terbatas. Motif tersebut masih akan booming.

Namun, Irna sendiri tidak berencana membuat busana bertema printing. Ia berpendapat, tren yang ada harus tetap disesuaikan dengan DNA desain setiap desainer.

Ia akan tetap membuat busana sesuai dengan seleranya. Adapun tren yang ada, hanyalah sebagai acuan untuk diadaptasikan kembali dengan karakter desainnya.

Sementara Ketua APPMI DKI Jakarta, Rudy Chandra memprediksi tren busana muslim 2019 dengan busana berpotongan simpel, berbahan ringan. Warna-warna yang menyejukan dan netral juga akan lebih diminati, seperti off white, abu-abu, dan navy blue.

Sumber : Wolipop.Detik.Com
Laporan : Wa Ode Dirmayanti

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.