Iklan Clarion

Pria Asal Muna Sebut Kemenangan Jokowi di Malaysia 80 Persen

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Dato Mail Saleh, pria kelahiran Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara yang sukses berkarir di Malaysia. Pada pemilihan umum kali ini, Ia dinobatkan sebagai Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin di Negeri Jiran tersebut merangkul seluruh warga negara Indonesia maupun TKI yang ada wilayah itu.

Meskipun, namanya kurang familiar di tanah kelahirannya, terlebih lagi di Sultra, tetapi di Malaysia ia cukup populer dan dikenal sebagai bekerja sukses.

Mengawali karir di Negeri Jiran sebagai seorang pekerja bangunan atau buruh migran, tidak menjadi penghalang pemuda 38 tahun itu bermimpi untuk meraih sukses di perantauan. Mengabdi kepada masyarakat untuk memperjuangkan hak-hak minoritas merupakan semboyanya.

Menjadi tidak salah jika Pemerintah Malaysia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) menganugerahkanya gelar yang sangat kompleks, yakni sebagai “Dato Laksamana Utama Diraja” sebuah gelar kehormatan Melayu.

“Syarat-syaratnya mendapat gelar kehormatan ini cukup kompleks, pihak kerajaan Malaysia melihat keloyalan kita, hubungan baik kita di masyarakat, pelayanan publik, yang itu sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat banyak,” ungkap Mail di Kuala Lumpur, Minggu 7 April 2019 lalu.

Saat ini, pemuda yang merupakan alumni SMA Muhammadiyah Raha ini menduduki posisi Ketua Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Malaysia. Sekaligus bertindak sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo dan Ma’ruf Amin hubungan Malaysia.

“H-10 menuju Pilpres ini, kami dari Tim Kampanye Nasional Jokowi-ma’ruf yakin memenangkan pasangan 01 ini menang hingga 80 persen dari total Pemilih Luar Negeri Malaysia. Hal ini merupakan bentuk apresiasi masyarakat terhadap kerja-kerja Joko Widodo selama menjabat sebagai Presiden Indonesia,” jelasnya.

Mail menyebutkan, ia telah membentuk basis pemenangan Jokowi-Ma’ruf di 13 Provinsi di Malaysia. Mulai dari Provinsi Johor, Kedah, Kelantan, Melaka,Negeri Sembilan, Pahang, Perak, Perlis, Pulau Penang,Selangor hingga Serawak dan Sabah.

“Tim-tim sudah bekerja maksimal dan kita optimis menang. Kita berdoa pak Joko Widodo bisa diamanahkan sebagai Presiden Indonesia kembali,” harapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data DPT luar negeri yang dirilis KPU, jumlah pemilih luar negeri paling banyak berada di KBRI Kuala Lumpur dengan jumlah 558.873 orang, sedangkan secara keseluruhan Malaisya sebanyak 1,3 juta orang.

Jumlah pemilih luar negeri terbanyak kedua ada di Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia Taipei sebanyak 277.065 orang. Tercatat berdasarkan jumlah DPT, terdapat 2.058.191 pemilih luar negeri yang akan menggunakan suaranya di Pemilu 2019.

Adapun jumlah pemilih luar negeri paling sedikit ada di KBRI Pyongyangm Korea Utara, sejumlah 24 orang, kemudian di KBRI Kabul, Afganistan sebanyak 31 orang, dan KBRI Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina, sebanyak 35 orang.

Diketahui karena perwakilan RI hanya ada di kota-kota tertentu, pemilihan di luar negeri tidak hanya dilakukan melalui TPS, tetapi juga melalui kotak suara keliling (KSK) dan pos. (Adv)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.