Iklan Clarion

Pria Harus Tahu, Cara Tampil Keren dengan Skinny Jeans

SULTRAKINI.COM: Meski tidak semua pria suka mengenakan skinny jeans, nyatanya, tren celana ketat ini masih memiliki banyak penggemar. Walau deretan label fashion ternama seperti Balenciaga atau Dior Homme justru lebih memilih mengembangkan koleksi jeans wide-leg atau jeans dengan potongan lebar yang kuno, tapi ada banyak bukti bahwa celana ketat berbahan denim ini masih diminati.

Jeans yang memperlihatkan bentuk kaki penggunanya ini bahkan tidak hanya dipakai mereka yang bertubuh langsing. Para pemilik tubuh dan kaki besar pun tak ragu memakainya.  Sebenarnya, asal tahu bagaimana cara memakainya, celana ini mampu menambah pesona dan sisi modis, bahkan, memperindah lekuk tubuh tanpa meninggalkan sisi kenyamanan pemakainya. Apalagi sekarang banyak bahan yang nyaman karena lentur.

Memilih celana ini memang butuh ketelitian karena tidak semua skinny jeans yang di jual di toko-toko pas dengan ukuran tubuhmu.

Outfit yang terinspirasi dari gaya kaum hipster ini mulai tenar di era 1950-an. Saat itu outfit berbahan denim ini adalah simbol ‘pemberontakan’ dan biasa dipakai oleh para pria yang menganggap diri mereka antimainstream.

Di era 1970-an, tepatnya saat kaum punk mengenakan celana ini sebagai ikon gaya mereka, skinny jeans mendapat tempat tersendiri di hati pecinta mode.

Berkembangnya tren skinny jeans hari ini juga tak bisa dipungkiri berkat jasa Hedi Slimane dari Dior Homme di awal tahun 2000an yang dikenal dengan Skinny Jean’s Second Coming.

” Skinny jeans ini telah diadopsi oleh hampir setiap merek denim,” kata Fraser Trewick, pendiri merek Hawksmill Denim Co.

“Dan meskipun popularitasnya mungkin naik turun, outfit ini akan selalu hadir di pasar,” tambahnya.

Skinny jeans telah menduduki barisan terdepan dalam dunia mode. Pada tahun 2018, mengenakan skinny jeans hitam tak lagi dianggap kuno. Apalagi, celana ini menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki jeans lainnya, yaitu mampu membentuk siluet tubuh, terutama bila pemakainya seperti Cristiano Ronaldo.

“Model celana ini sangat fleksibel karena bisa dipadukan dengan atasan, kaus, atau pakaian luar yang lebih beragam,” ucap direktur bidang pembelian Topman, Rachel Morgans.

saat memilih skinny jeans 2 hal penting yang harus diperhatikan adalah kenyamanan dan kualitas bahan. Kenyamanan adalah hal penting karena celana ini juga akan membungkus bagian vital tubuhmu. Jangan sampai ia mencekik bagian penting itu. Selain itu, celana ini mudah bergesekan langsung dengan “bagian tersebut” dan membuatnya mudah lembab. Dalam kondisi yang paling parah, bisa menyebabkan testis terpelintir.

Jika tak memiliki banyak waktu untuk mencobanya, tenang saja, ada trik praktis untuk menguji kenyamanan celana ini.

“Ambil salah satu kaki jins dan tarik perlahan dari lapisan luar dengan satu tangan, lau lihat seberapa lebar jins yang terbentang,” kata Morgan.

Cara ini akan memberimu gambaran tentang seberapa fleksibel celana yang akan kamu beli.

“Setelah itu, lepaskan dan periksa apakah jahitannya kembali ke posisi semula atau berubah karena direnggangkan,” tambahnya.

Menurut Morgan cara ini adalah trik terbaik untuk mengukur kenyamanan jeans.

“Semakin dekat letak jahitan ke posisi semula, maka celana tersebut tidak akan mudah longgar di bagian lutut meski beberapa kali dipakai,” tambahnya.

Setelah memeriksa kondisi jahitan, langkah selanjutnya adalah mengecek berat denim tersebut. Caranya, cukup gunakan ibu jari dan telunjuk untuk merasakan kondisi denim itu sendiri. Jika terasa ringan dan tipis, maka inilah celana yang tepat untukmu. Sayangnya, celana seperti ini tak akan bertahan lama. Semakin tebal dan berat jins tersebut, maka celana tersebut akan lebih awet. Meski kenyamanannya kurang terjamin.

Sumber: kompas.com

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.