Produksi Padi Sultra 2015 Capai 660 Ribu Ton

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Badan Pusat Statistik Sulawesi Tenggara merilis angka produksi padi Sultra mengalami kenaikan di tahun 2015, sebesar 0,47 persen dibanding tahun 2014.Namun demikian, hal ini rupanya berbeda dengan kondisi di pasaran yang tengah didera gembar-gembor harga beras naik sejak Januari 2016. Banyak pihak menduga  kenaikan harga kerana kelangkaan produksi akibat kemarau pada tahun 2015.Dari data angka sementara BPS Sultra, produksi padi tahun 2015 sebesar 660.720 ton. Angka ini mengalami peningkatan jika dibandingkan produksi tahun 2014 yang mencapai 657.617 ton.Dijelaskan Kepala BPS Sulawesi Tenggara, Atqo Mardianto, luasan panen untuk produksi padi 2015 mencapai 140.380 hektar.\”Angka luasan panen tahun 2015 mengalami penurunan 28 hektar jika dibandingkan dengan luasan tahun 2014 sebesar 140.408 Hektar,\” jelasnya.Untuk daerah penghasil produksi padi, Kabupaten Konawe masih menyumbang angka terbesar dengan catatan 234.169 ton atau menguasai 35,44 persen.Disusul Kabupaten Konawe Selatan dengan produksi 109.670 ton. Selanjutnya Kolaka 88.697 ton, Bombana 82.662 ton dan Kolaka Timur dengan hasil produksi sebesar 77.289 ton.(B)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.