Iklan Clarion

Program Kesehatan Hugua di Sintesa Diadopsi Pemerintah jadi BPJS

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sintesa, pernah mencetuskan program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Nasional (JPKN). Kala itu Sintesa dipimpin oleh Ir. Hugua sebagai Direktur Eksekutif.

Program jaminan pemeliharaan kesehatan nasional (JPKN) kini diadopsi menjadi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Pernah juga dilakukan pelatihan dukun bayi terlatih. Pelatihan tersebut diberikan kepada dukun bersalin yang berada di kampung-kampung, sehingga penanganan persalinan bisa ditangani lebih baik, sesuai standar medis.

[ Klik Banner untuk ke Halaman Registrasi ]

“Dulu kan Puskesmas masih terbatas, sehingga banyak ibu yang mau melahirkan mengandalkan dukun. Makanya dukun diberi pelatihan, nama programnya dukun terlatih,” ungkap Sudair.

Tak hanya itu, berbagai program sosial kemasyarakatan juga ditelorkan. Padahal, sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, pernah ditentang pemerintah Orde Baru kala itu. Baik program pertanian maupun kesehatan dan program sosial kemasyarakatan lain. Alasannya, menggunakan dana bantuan asing dan tidak dibolehkan oleh pemerintah Indonesia ketika itu.

“Tapi seiring dengan era perubahan paradigma pemerintah Indonesia, program yang dirintis Sintesa ternyata sekarang banyak yang dijadikan contoh. Ini artinya LSM Sintesa era kepemimpinan Pak Hugua dan masuk kepemimpinan Pak Muhlis, sudah berpikir jauh tentang kebutuhan masyarakat,” kata Direktur Eksekutif LSM Sintesa, Muhammad Sudair, Minggu (24/6/2018).

Negara-negara pemberi bantuan (donor) yang berhasil didatangkan Hugua melalui LSM Sintesa, antara lain Jerman, Australia, Inggris, Swiss, Kanada dan Jepang.

Kini, Hugua maju sebagai calon Wakil Gubernur Sultra periode 2018-2023 mendampingi Asrun sebagai calon Gubernur. Dalam salah satu misinya, ia mengaku akan memberi bantuan kesehatan secara menyeluruh bagi masyarakat Sultra. Pada 27 Juni 2018 mendatang, masyarakat Sultra akan menentukan pilihan pemimpin masa depan diantara tiga pasang Cagub Cawagub. Nomor 1 Ali Mazi-Lukman, nomor 2 Asrun-Hugua, dan nomor 3 Rusda-Safei.

Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.