Iklan Clarion

PT. Nickel Resources Heran, Klaim Masyarakat Amonggedo Meningkat Drastis

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Ketika berbicara soal uang siapapun pasti akan tergiur. Mungkin kalimat inilah yang tersirat dari penyataan Dadang, selaku Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. ST Nickel Resources. Ia merasa heran, jumlah klaim masyarakat penerima royalti menjadi meningkat berkali-kali lipat.Kata Dadang, jumlah masyarakat kawasan tambang penerima royalti awalnya tercatat 289 kepala keluarga (KK). Namun saat, ini pihaknya mendengar jumlahnya sudah meningkat drastis sekira 600 KK. \”Jumlah awalnya 289 KK, tapi kemudian meningkat jadi 400-an. Kemudian meningkat lagi diangkat 500-an. Sekarang katanya suda ada sekira 600 KK,\” katanya heran.Berdasarkan kesepakatan sementara, lanjut Dadang, masyarakat akan medapatkan US 1 dolar per metrik ton. Besaran royalti ini sama dengan besaran yang diberikan kepada mereka yang punya sertifikat tanah. \”Jadi masyarakat yang hari ini dijanjikan dapat royalti termasuk beruntung,\” jelasnya.Sementara itu, salah satu juru bicara Forum Masyarakat Amonggedo Bersatu (Famber), Muh. Arjuna, saat dikonfirmasi membenarkan jika jumlah KK yang menuntut royalti dari PT. ST Nickel Resources sekira 600 KK. Jumlah KK tersebut terbagi atas tiga desa di Kecamatan Amonggedo, yakni Benua, Mendikonu dan Amonggedo Tua.(B)Editor: Gugus Suryaman

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.