PT Simpatik Bakal Dihearing DPRD Konawe, Ini Penyebabnya

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Puluhan karyawan PT Simpatik cabang Unaaha, menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPRD Konawe, Rabu (15/03/2017). Demo digelar, lantaran tidak ada kejelasan gaji yang diberikan perusahaan terhadap para pekerjanya.

Ketua Forum Pekerja Lokal (FPL) Konawe, Andriyadi yang mendampingi pendemo menuturkan, gaji karyawan Simpatik saat ini tidak jelas. Selama ini gaji yang diberikan kepada karyawan tidak sesuai standar Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Gaji karyawan yang bekerja selama ini tidak sesuai UMP. Alasan manajemen karena pegawai baru. Tetapi yang pegawai lama pun juga masih diberi gaji tidak sesuai UMP,” jelasnya, Rabu (15/03/2017).

Selain itu, pria yang akrab disapa Anci ini mengungkapkan, beberapa karyawan juga kerap mendapat perlakuan tidak baik dari perusahaan. Misalnya melakukan PHK jika karyawan yang bersangkutan tidak mencapai target penjualan.

“Kawan-kawan dari karyawan Simpatik mempertanyakan hal ini. Makanya kami ingin DPRD memanggil pihak terkait untuk mendudukan masalah ini,” terangnya.

Wakil ketua DPRD Konawe, Alauddin yang menerima massa aksi mengatakan, pihaknya akan menerima aspirasi tersebut. Di hadapan massa ia memerintahkan stafnya agar pihak Simpatik dihearing terkait masalah itu pada Selasa pekan depan (21/03/2017).

“Kami akan hearing perusahaan yang bersangkutan hari Selasa depan. Nanti kami akan memanggil pihak direksi dari PT Simpatik dan juga instansi, terkait memberikan pemaparan masalah ini. Jadi kawan-kawan semua saya harapkan bisa hadir,” tandasnya.

Laporan: Mas Jaya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.