Puting Beliung Juga Rusaki Rumah Warga di Bombana, Tak Ada Korban Jiwa

SULTRAKINI.COM: Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara delapan rumah dan satu kos-kosan rusak akibat puting beliung pada Minggu (5 Januari 2020) sekitar pukul 18.30 sampai 21.30 Wita.

Puting beliung menghancurkan delapan rumah dan satu kos-kosan di Kabupaten Bombana, tepatnya Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia dua rumah; Kelurahan Lampopala dua rumah, Masaloka Timur dua rumah, Lantari Jaya satu kos-kosan. Salah satunya rumah milik Jinar. Atap rumah warga ini diterbangkan angin hingga terhempas ke tanah.

Data pasti dampak puting beliung sementara dikumpulkan BPBD bersama instansi terkait dan masyarakat dari desa ke desa.

Kepala BPBD Bombana, Andi Syarifudin, mengatakan peninjauan dan pendataan dampak puting beliung sedang dilakukan di lokasi bencana. Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap cuaca ekstrem hingga beberapa bulan ke depan.

“Kami dari pihak BPBD bersama instansi terkait dan masyarakat melakukan pendataan berapa kerugian yang dialami. Kami akan melakukan rapat mengenai kelanjutan antisipasi bencana ke depannya,” ujar Andi kepada Sultrakini.com, Senin (6/1/2020).

Saat puting beliung, PMI di Bombana ikut melakukan pertolongan kepada masyarakat.

Sekretaris PMI Kabupaten Bombana, Ilham, menambahkan data pihaknya hingga kini belum ada laporan adanya korban luka-luka maupun korban jiwa. Masyarakat hanya mengalami kerugian material dikarenakan kebanyakan atap rumah mereka dirusak puting beliung.

“Untuk kejadian angin puting beliung tersebut tidak korban meninggal ataupun luka-luka. Mereka hanya mengalami kerugian material karena atap rumah banyak yang rusak,” jelasnya.

Diberitakan juga puting beliung menghancurkan sejumlah rumah di Kabupaten Kolaka Utara dan Kabupaten Wakatobi pada Minggu (5/1) kemarin.

(Baca: Puting Beliung Hancurkan Sejumlah Rumah Warga di Dua Kabupaten di Sultra)

Laporan: Riswan
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.