Putusnya Jembatan Ameroro Bakal Disambung Darurat untuk Sementara

SULTRAKINI.COM: KONAWE – Pascajembatan Ameroro terputus akibat hantaman luapan air sungai Konaweeha, jalur jembatan itu kini dipasang garis polisi, Senin (10/6/2019). Akses lintas trans sulawesi ini juga dipantau Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XXI.

Pantuaan Sultrakini.com, jembatan Ameroro tidak lagi dilalui kendaraan, sebab sekitar 5-7 meter badan jalan longsor, sehingga jembatan terputus. Pihak kepolisian juga memasang garis polisi sepanjang jembatan itu. Kini, sejumlah pengendara dan warga hanya bisa melihat dari kejauhan, tanpa bisa menyeberangi jembatan.

Parahnya, jembatan tersebut nampak miring karena abutment jembatan atau bagian bawah jembatan pada kedua ujung pilar telah jatuh.

Pengamatan BPJN, kemungkinan kondisi jembatan akan bertambah parah melihat masih derasnya arus sungai. Namun data resmi terkait kondisi jembatan tersebut akan dikeluarkan pihaknya paling lambat tujuh hari mendatang.

yamaha
Kapolres Konawe dan BPJN memantau kondisi embatan Ameroro pascaterputus. (Foto: Ulul Azmi/SULTRAKINI.COM)
Kapolres Konawe dan BPJN memantau kondisi embatan Ameroro pascaterputus. (Foto: Ulul Azmi/SULTRAKINI.COM)

Upaya penanganan jangka pendek terhadap kondisi jembatan, pihak BPJN akan memasang jembatan bailey atau jembatan darurat agar arus lalu lintas kembali pulih untuk sementara waktu.

Kapolres Konawe melalui Kasat Sabhara Iptu A Lubis mengimbau para pengguna jalan yang hendak ke Kolaka bisa melalui jalur alternatif 1 dan 2. Jalur Alternaif 1 melalui Konawe Selatan (Ranomeeto)-Landono-Angata-Lambuya. Sedangkan alternatif 2 melalui Konawe Selatan (Tinanggea)-Bombana-Kolaka.

“Untuk menuju Kolaka ada jalan alternatif 1 dan 2 karena di sana masih aman dan semoga terus aman tidak banjir. Area jembatan Ameroro ini benar-benar putus total, tidak bisa dilalui,” ucapnya.

Laporan: Ulul Azmi
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.