Rektor Tuntut Mahasiswa IAIN Membentengi Diri Dari Paham Komunis

SULTRAKINI.COM : KENDARI – Beredarnya gambar serta atribut yang mirip dengan logo PKI dan paham gerakanya, menjadi tantangan besar bagi pemuda dan masyarakat Sultra.

 

Hal itu diungkapkan Rektor IAIN, Nur Alim, saat ditemui SULTRAKINI.COM di ruang Kerjanya. Menurutnya, melihat sejarah tindakan dan ideologi PKI pada tahun 1965 yang membunuh beberapa orang terbaik di bangsa ini, merupakan penghalang bangsa yang akan mencabik- cabik negara kita kedepanya.

 

Olehnya itu, Ia mengungkapkan perlunya pencerahan bagi generasi muda yang harus mewaspadai hal tersebut. Menurutnya, harus ada kesadaran bagi pelajar, untuk mewaspadai bangkitnya kembali faham dan gerakan PKI yang dapat memecah belan NKRI.

 

\”Sehingga lembaga pendidikan harus berkontribusi besar secara baik dalam membentengi generasi muda, agar mereka dapat terhindar dan mampu untuk membentegi dirinya,\” jelasnya

yamaha

 

Menurutnya juga, saat ini dengan perkembangan teknologi informasi, begitu mudah untuk menyebarkan informasi, dan paham dengan melalui media. \”Gerakan muda harus diberikan kekebalan dalam menghadapi gerakan yang akan mencabik- cabik negara ini yang lebih khusunya PKI,\” ujarnya

 

Metode yang harus digunakan yaitu, mengidentifikasi dan mengenal akan peraturan terkait paham yang berbau PKI, sehinga mereka dapat menghindarinya. Serta diperlukan pemahaman kebangsaan, keislaman dan kenegaraan yang memadai agar mereka dapat mengoreksi diri dan membentengi diri.

 

Selain itu Ia melihat dinamika yang amat kompleks baik itu, sulitnya lapangan kerja, kompetisi yang semakin ketat dan terbukanya informasi dan globalisasi sehinga menjadi tombak bagi mereka untuk memasukinya.

 

\”Sampai hari ini saya tidak melihat akan pergerakan mereka yang mencoba untuk memasuki IAIN ini sehinga kami berharap kepada mahasiswa IAIN agar selalu dapat membentengi diri dari pengaruh tersebut,\” tutupnya

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.