Ruangan Kelas Disegel, Siswa Demo Kepsek

SULTRAKINI.COM : MUNA – Protes kebijakan sekolah yang tidak jelas, puluhan pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Raha, mendatangi kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Muna, Kamis, (16/03/2017). Mereka mendesak Kepala SMAN 1 Raha, Drs. Muhiddin menciptakan keamanan, kenyamanan dan kedisiplinan sekolah.

“Ada beberapa keluhan yang kami sampaikan, diantaranya tentang keamanan dan kedisiplinan sekolah. Akses siswa dalam mengikuti kegiatan sekolah,” kata Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMAN 1 Raha, Ikhsan Achmad Faudzan, Sabtu (18/03/2017).

Para siswa protes sejak tahun lalu, sekolah tidak mau mendukung kegiatan ekstrakurikuler seperti Orgsnisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), Pramuka, dan Palang Merah Remaja (PMR). Siswa kecewa karena harus berjuang membiayai dirinya sendiri padahal sedang mewakili sekolah.

“Dana BOS juga tidak jelas. Kami pernah mengajukan kegiatan ke sekolah, tetapi ditolak dengan alasan tidak punya dana. Akhirnya kami mencari dana sendiri ke luar sekolah. Banyak kegiatan sejak 2016 lalu, padahal jelas dalam peraturannya ada dana yang diperuntukan seperti kegiatan pramuka, harusnya ada,” ujarnya.

yamaha

Sementara itu, Seorang Guru, Juli Marlian, yang juga Walikelas X IS 2 SMAN 1 Raha menuturkan, ruang kelas tempatnya mengajar telah dua kali mengalami penyegelan dan tanpa konfirmasi oleh pihak sekolah. Misalnya pada 13-16 Maret 2017 yang berakibat telantarnya para siswa di waktu belajar.

“Sudah dua kali di segel, yang pertama itu selama seminggu, kedua ini selama empat hari. Tidak ada konfirmasi sebelumnya. Siswa sampai terlantar selama itu dan mengeluhnya ke saya. Alasannya ruangan dipersiapkan untuk UNBK,” tuturnya.

Para siswa juga mengancam akan mogok belajar dan kembali demo dengan massa lebih banyak apabila tidak ada jawaban dari pihaknya.

Laporan: Arto Rasyid

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.