Rumah dan Kios di Mandonga Hangus Terbakar, Pemilik Ijazah Menangis Histeris

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Satu unit rumah dan satu kios servis elektronik di Jalan Soeprapto, Kelurahan Mandonga, Kota Kendari hangus terbakar dilalap api hingga rata dengan tanah, Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 12.15 Wita.

Belum ditahu pasti penyebab kebakaran. Namun, dugaan sementara sumber api berasal dari kasur dan arus pendek listrik (korsleting) di rumah milik pasangan Idris (55) dan Hj Fatimah. Sementara pemilik rumah tidak ada di tempat.

“Sempat saya dobrak pintunya karena tidak ada orangnya, saya liat kasur yang terbakar karena apinya sudah semakin besar terpaksa menghindar, kayaknya ada baygon terbakar,” ucap Inul (16).

Warga lain juga mengatakan, sejak pagi sudah mencium aroma kebakaran. Tetapi, belum ditahu sumbernya.

Sebelum terjadi kebakaran warga juga mengatakan sempat terjadi pemadaman listrik. Pascalistrik menyala tidak lama kemudian rumah tersebut terbakar.

“Dari tadi pagi memang saya cium bau kebakaran, tapi tidak tahu dimana. Tadi juga sebelum terbakar sempat mati lampu,” ucap salah satu warga yang berhadapan rumah dengan titik api.

Idris (55) pemilik rumah mengaku kaget mendapati informasi kebakaran di sekitar bundaran Mandonga ditempat kerjanya sebagai petugas parkir di kawasan es teler NTB pelataran MTQ Kendari. Setelah pulang ternyata seisi rumahnya rata dengan tanah, tidak ada yang dapat diselamatkan.

Sementara, istri dan kedua anaknya juga sedang tidak ada dalam rumah ketika dia bekerja.

Akibat kebakaran tersebut, seisi rumahnya berupa tiga lemari pakaian, ijazah, televisi, dan perabotan dapur lainnya hangus terbakar. Tinggal menyisakan pakaian di badan.

yamaha

“Anak saya itu kasian menangis terus karena ijazahnya terbakar, baru lulus kemarin SMA, termasuk ijazah istriku juga terbakar. Jadi sekarang tinggal pakaian di badan saja ini,” ucap Idris sedih.

Kebakaran rumah warga di Kelurahan Mandonga, Kota Kendari, Selasa (21/1/2020). (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Dari insiden tersebut ditaksir kerugian dari pemilik rumah dan kios servis elektronik milik Daeng Tawang mencapai ratusan juta rupiah.

Sementara itu, di lokasi yang sama Kapolsek Mandongka, AKP I Ketut Arya Wijanarka, mengatakan terkait kebakaran tersebut pihaknya masih mendalami penyebabnya.

“Untuk saat ini kita masih melakukan pendalaman terkait kejadian ini, kami akan meminta keterangan saksi saat di lokasi,” terangnya.

“Dugaan sementara ini akibat arus pendek,” sambung kapolsek.

Berkat pertolongan petugas pemadam kebakaran yang menurunkan enam unit mobil pemadam, kobaran api berhasil dipadamkan yang hendak menghanguskan rumah lainnya yang ada di sampingnya.

“Enam mobil pemadam kita turunkan, satu di antaranya merupakan mobil pensuplai air,” ucap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Kendari, Junaidin Umar ditemui di lokasi kebakaran.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.