SUARA

Rutan Klas II Kolaka Gaduh, Seorang Sipir Mengaku Hilaf Aniaya Napi

SULTRAKINI.COM: KOLAKA – Supir Rumah Tahanan Klas II B Kota Kolaka, Sulawesi Tenggara berinisial Z mengaku hilaf saat melakukan tindak kekerasan atau menganiaya narapidana hingga berakibat keributan dan kegaduhan di dalam Rutan Kolaka, Kamis (29/3/2018) pagi.

Dalam pengakuannya di kantor Polres Kolaka, tindakannya itu bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada narapidana dengan alasan pelanggaran di dalam Rutan Klas II B Kolaka. Namun perbuatannya itu berlebihan sampai berakibat terlukanya seorang narapidana.

“Saya melakukan pembinaan kepada mereka supaya saat keluar bisa diterima di tengah masyarakat. Jadi mungkin saat saya hilaf dan ada rasa kedongkolan jadi saya pukul. Sebenarnya saya juga sudah minta maaf sama dia, tetapi justru mau melawan,” katanya.

Keributan di Rutan Klas II B Kolaka diredam anggota Polres Kolaka beberapa saat setelah kejadian, Kamis (29/3/2018). (Foto: Mirwan/SULTRAKINI.COM)

Ditambahkannya, pelanggaran yang dilakukan oleh lima narapidana berinisial S,W,H,B, dan A adalah bermain judi dan perkelahian di dalam Rutan. “Saya tanyakan kenapa main judi, katanya cuma judi rokok dan sebagian, lakukan perkelahian dinasehati sama teman. Biasanya itu kalau saya kasih sanksi cuma suruh sit up dan lain-lain. Tetapi tadi itu betul-betul saya dongkol dan saya pukul mereka,” jelasnya.

yamaha

Akibat perbuatannya itu, Z kini diperiksa petugas Polres Kolaka.

Kepala Rumah Tahanan Klas II B Kolaka, Abbas mengakui penyebab keributan dipicu oleh seorang sipirnya yang bertindak berlebihan saat memberikan sanksi.

“Ada salah satu dari sipir kami yang emosi saat memasukan beberapa tahanan yang dianggap melakukan pelanggaran, karena emosi itulah terjadi keributan, tapi sudah ditangani,” jelasnya.

Informasi dihimpun SultraKini.Com, ratusan narapidana mengamuk dan membuat keributan di dalam rutan Klas II B Kolaka, Kamis (29/3/2018) sekira pukul 09.00 Wita. Bahkan mereka nekad berusaha menjebol pagar besi pengaman di dalam blok rutan. Keributan diduga dipicuh tidak terimanya mereka atas tindakan seorang sipir berinisial Z yang menganiaya lima narapidana di rutan itu.

 

Laporan: Mirwan

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.