Satu Mesin Gangguan, PLN Ereke Butur Sambung ke Baubau

SULTRAKINI.COM: BUTON UTARA – Gangguan pada mesin pembangkit listrik di PLN Ereke Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara membuat pihaknya harus paralel dengan Baubau untuk mencukupi kebutuhan konsumen.

PLN Ereke memiliki sepuluh mesin, namun mesin yang beroperasi hanya tiga unit. Akibat rusaknya satu unit, pihaknya hanya mampu mengoperasikan dua unit dengan daya tampung 1.250 kilowatt. Padahal, beban Ereke, yakni 1.800 kW. Kekurangan daya tersebut kemudian gabung dengan PLN Baubau.

“Tinggal dua unit mesin yang beroperasi dengan daya mampu 1.250 kilowatt, sementara untuk beban Ereke itu 1.800 kW. Kalau dipaksakan akan bergilir, untuk sementara kita gabung dengan sistem Baubau,” terang Supervisor Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit, Saban Lababu, Senin (6/4/2020).

Supervisor Operasi dan Pemeliharaan Pembangkit, Saban Lababu. (Foto: Ardian Saban/SULTRAKINI.COM)

Mesin yang rusak, kata dia, disebabkan oleh kebocoran sehingga air radiator masuk ke ruang bakar, akibatnya mesin otomatis berhenti. Pihaknya, kini sedang melakukan pengecekan mesin.

Terkait pemadaman bergilir, lanjutnya, kemungkinan terjadi apabila PLN Baubau mengalami kendala. “Bisa saja terjadi (pemadaman bergilir) jika sistem di PLN Baubau mendapat kendala. Namum, kami terus berusaha memaksimalkan untuk tidak terjadi pemadaman,” tambahnya.

Laporan: Ardian Saban
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.