Satu Sekolah di Kendari Diizinkan Belajar Tatap Muka, Ini Alasannya

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, menanggapi surat edaran gubernur tentang penundaan kegiatan belajar mengajar tatap muka secara langsung, tiga sekolah yang sebelumnya diberikan izin kini tinggal satu sekolah yang masih tetap di izinkan.

Sulkarnain Kadir mengatakan berdasarkan hasil evaluasi dan kordinasi yang telah dilakukan sehingga menetapkan satu sekolah yakni SMPN 21 Kendari yang akan tetap melaksanakan belajar tatap muka langsung di sekolah, sebab jumlah siswanya sangat sedikit dan cukup terisolir dari interaksi luar.

“Sudah kita lakukan (penunudaan PBM offline), hanya untuk satu sekolah saja yang tetap lanjut yaitu  SMPN 21 karena jumlah siswanya hanya 22 orang, kasihan kalau kemudian mereka sekolah dari rumah tidak ada sinyal di sana,” kata Sulkarnain Kadir, Selasa (12/1/2021).

Sulkarnain juga menambahkan,  dalam pemberian izin belajar tatap muka tersebut karena sudah melewati mempertimbangkan dan keputusan, sehingga tidak terlalu dikhawatirkan, sebab jumlah murid yang terbilang sedikit dalam setiap ruanganya.

Selain itu pula, jika dipaksakan tetap melakukan proses pembelajaran daring sangat menyulitkan siswa itu sendiri, dikarenakan kendala koneksi jaringan internet yang kurang memadai.

“Dalam 1 kelas hanya 8 orang pelajarnya, lantas apa yang dikawatirkan, kemudian rumahnya juga tidak jauh dari sekolah mereka juga domisilinya di sekitar sekolah. Jadi untuk SMP 21 Kendari tetap dan ini tidak dalam rangka yang berbeda karena ada klausul yang menyebutkan bahwa disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing,” pungkasnya. (C)

Laporan: Riswan
Editor: Hasrul Tamrin

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.