Sebelum Kampanye, Ruksamin Mulai Konsolidasi dengan Tim Pemenangan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Situasi kampanye pada Pilkada2020 akan berbeda dibandingkan pemilihan sebelumnya, sehingga setiap pasangan calon mesti ekstra cerdik dan kreatif agar tidak bersentuhan regulasi yang tidak diperkenankan KPU selama kampanye. Terutama terkait peraturan penerapan protokol kesehatan.

Seperti yang dilakukan pasangan calon bupati dan wakil bupati Konawe Utara (Konut) Ruksamin-Abu Haera. Paslon ini mulai mematangkan strategi kampanye guna merebut suara rakyat.

Ruksamin mengaku, selama lima hari dimulai masa kampanye, pihaknya masih memantapkan gagasan strategi yang akan diaktualisasikan kepada masyarakat. Strategi itu tentunya menyasar simpati masyarakat sehingga mereka akan cenderung menjatuhkan pilihannya tanpa ada keraguan kepada paslon berakronim RABU tersebut.

“Meski belum turun di tengah-tengah masyarakat, konsolidasi dengan tim kampanye, relawan, para tokoh yang telah lebih dulu menyatakan dukungan, terus berjalan aktif,” singkatnya kepada Sultrakini.com, Jumat (2/10/2020).

Selain itu, pihaknya terus berkonsolidasi dengan komponen partai pengusung agar memantapkan pondasi kekuatan internal dalam menjemput kemenangan di periode kedua.

yamaha

“Pada prinsipnya, saya bersama Abu Haera sangat yakin setinggi-tingginya dapat meraup suara terbanyak pada puncak Pilkada 9 Desember 2020,” ujar Ketua DPW PBB Sultra itu.

Untuk aktualisasi perdana strategi kampanye yang digagas, lanjutnya, mulai pada 2 Oktober.

Kabupaten Konut terdiri dari 13 kecamatan dan empat daerah pemilihan. KPU juga memetakan masing-masing wilayah serta waktunya yang boleh dikunjungi paslon, sehingga tidak bersamaan atau bertabrakan waktu berkunjung dengan paslon lain.

“Ramuan strategi yang dicanangkan, intisarinya bermuara untuk menggaet dukungan masyarakat. Di satu sisi dalam aktualisasinya tetap memperhatikan secara maksimal regulasi penerapan prokes pencegahan Covid-19,” tambahnya.

Pada Pilkada Konut 2020, terdapat dua paslon akan bertarung, yakni Ruksamin-Abu Haera dan Raup-Iskandar Mekuo. (C)

Laporan: La Niati
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.