SUARA

Sekda Konsel Dorong Peningkatan Disiplin PNS Hingga Kecamatan

SULTRAKINI.COM: KONSEL – Mengemban amanah Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe Selatan yang baru, Sjarif Sajjang langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah ruang di Sekretarian Pemda, Selasa (18/10/2016). Dalam sidak perdananya ini, mantan Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari mendapati sejumlah ruang masih kosong dan masih tergembok saat Sidak dilaksanakan sekitar pukul 08:00 Wita.

Beberapa ruang yang diketahui masih kosong karena para PNS nya belum datang di jam tersebut yakni, ruang Bagian Ekonomi, Pemerintahan, Keuangan, Pembangunan, SDA, Hukum, Kantor Pemadam, Kantor BNN, Korpri dan Beberapa bidang lain. 

Dari pantauan SULTRAKINI.COM saat mengikuti Sidak, dari 14 ruangan yang dikunjungi, yakni empat kantor dan 10 bagian, hanya empat ruangan yang terbuka. Ruangan tersbeut milik bagian Humas, Umum, Ortala, dan Kantor Sandi.

Atas hal ini, Syarif Sajang mengungkapkan dirinya masih memberikan toleransi. Sebab ada kemungkinan para PNS tersebut sedang dalam kegiatan dinas. “Karena ada kegiatan di Kecamatan Lalembu, dan banyak kegiatan dinas pada hari ini, makanya masih banyak yang terlihat kosong,” kata Sjarif Sajang yang baru dilantik sebagai Sekda Konsel, 13 Oktober 2016 ini.

yamaha

Diungkapkannya, terkait kedisiplinan PNS di Konsel, pihaknya akan melakukan rapat kordinasi seluruh kantor, baik dinas SKPD, maupun bagian-bagian yang ada dilingkup pemda setempat.

“Jadi langkah yang akan saya lakukan, kita akan rumuskan Senin depan kita apel semua SKPD membawa stafnya di pelataran Kantor Bupati. Supaya kita lihat semua PNS yang ada di Konsel. Nanti setelah itu kita akan bagi tugas, dan sudah ada sanksi masing-masing jika masih ada yang malas berkantor,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk peningkatan kedisiplinan bagi para pegawai akan dilakukan secara bertahap. “Jadi saya fokus dulu di sekretarat, setelah itu kita menyusuri hingga di kecamatan,” janjinya.

Atas rencana peningkatan tersebut, Syarif juga meminta Media turut membantu mendukung langkah tersebut. Menurutnya, ia ingin merubah kebiasan lama yang sering ditonjolkan para abdi negara di daerah itu. “Kalau dia pejabat struktural harus tau poksinya. Bayangkan ya kalau nanti jam 10 baru tiba, kemudian jam 2 pulang lagi inikan dirugikan masyakarat. Makanya saya minta juga teman media untuk bersama mengontrol,” pintanya.

Untuk rencana ini, kedepan pihaknya bersama BKD, Inspektorat maupul Satpol-PP akan menegakan aturan kedisiplinan secara tegas. “Jadi rumusnya itu, kita masuk kantor sama-sama dan pulang sama-sama. Kan jam kantor stengah 8 dan pulang stengah empat,” tandasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.