Pilkada koltim

Serius Realisasikan PTN di Baubau, Pemkot Bentuk Tim Percepatan

SULTRAKINI.COM: BAUBAU – Pemerintah Kota Baubau menggelar Forum Group Discussion percepatan pendirian Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Baubau di salah satu hotel baubau pada Rabu, 18 November 2020.

Wali Kota Baubau, AS Tamrin, mengatakan pembentukan tim percepatan untuk mematangkan segala persiapan dan pemenuhan syarat didirikannya PTN di Kota Baubau. Dalam tim kata Tamrin telah tergabung semua stakholder yang memiliki kompentensi dimasing-masing bidangnya.

“Dengan terbentuknya tim percepatan pendirian PTN suatu lembaga baru agar kita saling mendukung tidak menganggap saling bersaing antar perguruan tinggi misalnya,” kata Tamrin.

“Harus memberi energi dari satu kepada yang lain. Semangatnya harus saling memberi support,” sambungnya.

Tamrin memberi contoh di kota-kota besar lain di Sulawesi misalnya Kota Makassar atau Kendari yang paling terdekat. Menurutnya dengan jumlah lembaga dalam hal ini perguruan tinggi di Kota tersebut maka semakin baik pula kondisi kotanya.

Pilkada

Diharapkannya, perguruan tinggi yang sudah terbentuk sebelumnya di Kota Baubau tidak merasa tersaingi tetapi justru menurutnya perlu ada persaingan positif dengan meningkatkan kualitas dan fasilitas edukasinya di masing-masing lembaga.

Tamrin mengaku, yang tergabung dalam tim percepatan ini bersungguh-sungguh dengan semangat yang tinggi untuk ikut aktif mengumpulkan berbagai bahan. Adapun persiapan syarat-syarat administrasi PTN diberikan panduan langsung oleh dikti. Pada FGD ini Pemkot menghadirkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sulawesi, Prof. Dr. Jasruddin, M.Si

“Bagaimana bisa terpenuhi syarat-syarat tersebut. Aetelah ini akan dinilai oleh dikti kemudian akan dibuatkan rekomendasi ke kementerian,” terangnya

Penanggungjawab panitia FGD, Ibnu Wahid mengatakan penyelenggaraan diskusi ini merupakan salah satu prosesi daripada realisasi PTN Negeri di Kota Baubau, lokasi PTN yang menjadi pilihan gedung ini terletak di eks gedung DPRD Buton.

“Masih banyak hal yang perlu dikembangkan. Saya mengharapkan bimbingannya untuk bagaimana kita menyiapkan segala sesuatunya,” kata Ibnu Wahid. (C)

Laporan: Aisyah Welina
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.