SULTRAKINI.COM: Di Indonesia, kanker serviks menempati posisi tiga penyebab kematian kaum perempuan. Berdasarkan data GLOBOCAN 2012, setiap harinya ditemukan 26 perempuan Indonesia meninggal karena kanker serviks. Kondisi ini, salah satunya diduga karena masih kurangnya kesadaran masyarakat tentang penyebab dan pencegahan penyakit mematikan tersebut.
Setiap Hari, 26 Perempuan Meninggal akibat Kanker Serviks
ilustrasi (Foto: google)

"Secara data tahun 2012, ditemukan kasus baru setiap tahunnya itu ada 58 kasus di Indonesia dan 26 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya. Jadi ini sangat memprihatinkan,"  kata Ketua Umum dan Pendiri Cancer Information and Support Center (CICS) Aryanthi Baramuli Putri.

"Kanker serviks terus menjadi momok yang menakutkan bagi perempuan, terutama di Indonesia. Bahkan, 70% kasus ditemukan adalah perempuan dengan kanker serviks stadium lanjut dengan peluang kesembuhan yang minim," tambahnya.

Seperti diketahui, kanker serviks atau kanker mulut rahim disebabkan virus human papillomavirus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seks. Meski demikian, penyakit ini bisa dicegah dengan cara pemberian vaksin HPV. Vaksin HPV bisa mencegah penyakit mematikan ini hingga 100%.

"Kalau infeksi HPV bisa dicegah, kanker serviks juga bisa dicegah. Kanker serviks penyebabnya sudah diketahui dan cuma jenis kanker ini yang ada vaksinnya. Vaksin HPV bekerja langsung ke targetnya lebih spesifik, protein virusnya yang dihantem. Vaksin HPV 100% bisa mencegah kanker serviks tipe 16 18," kata Ketua Himpunan Ongkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), Prof. Dr. dr. Andrijono SpOG(K).


Sumber: sindonews.com

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations