Siska Karina Imran Terpilih Jadi Wakil Wali Kota Kendari

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Berdasarkan hasil agenda paripurna DPRD Kendari, Siska Karina Imran ditetapkan sebagai wakil wali kota Kendari terpilih pada pemilihan wawali Kendari sisa masa bakti 2017-2022.

Siska Karina Imran berhasil memperoleh 19 suara, mengungguli Adi Jaya Putra yang hanya memperoleh 16 suara.

Pantauan Sultrakini.com ruang rapat paripurna, sebelum dilakukan tahapan pemilihan, Ketua Panitia Pemilihan yang dipimpin Subhan, di dampingi dua Wakil terlebih dulu menyampaikan tata tertib dan cara pemilihan. Dengan menyiapkan surat suara sebanyak 35 lembar dan surat suara cadangan juga dengan jumlah sama yang disaksikan oleh delapan orang saksi.

(Baca: 35 Orang Anggota Dewan Hadiri Pemungutan Suara Cawawali Kota Kendari)

Siska Karina Imran mendaftarkan diri sebagai cawawali Kota Kendari di Sekretariat DPRD Kota Kendari, Senin (17/2/2020). (Foto: Dok.SULTRKINI.COM)

Dari 35 anggota DPRD Kendari yang memiliki hak suara, secara berurutan melakukan pencobaan di bilik suara berdasarkan daftar kehadiran panitia. Pemilihan dimulai dari, Samsudin Rahim (PAN), Husain Macmud (Gerindra), Aman Labelo (PKS), Wartono Pianus (PAN), Irwan Sukma (PAN), Sahabuddin (Golkar), LM Rajab Jinik (Golkar), Laode Ashar (Golkar), Hasbulan (Perindo), Fadli Bafadhal (Nasdem), Fitrianti Rifai (PKS), Rusniawati Abunawas (Golkar), Subhan (PKS), Amiruddin (Gerindra).

Dilanjutkan Hamida Sudu (Perindo), Rizky Brilian Pagala (PKS), Arwin (Nasdem), Andi Sitti Rofiqah Hidayat (Nasdem), Simon Mantong (Gerindra), Rostina Tarimana (PKS), Abdul Razak (Nasdem), Djabar Aljufri (PKS), Laode Ali Akbar (Gerindra), Syaifullah Usman (PAN), Anita Dahlan Moga (PAN).

Berikutnya, Hetty Purnawati Saranani (PDIP), Laode Lawama (PDIP), Rahman Tawulo (PKB), Ilham Hamra (Demokrat), Andi Silolipu (PDIP), Nofiana (Demokrat), Sulistiawati Anwar Minton (PDIP), Apriliani Puspitawati (PDIP), Laode Muhamad Inarto (Golkar), dan La Yuli (PKS).

Siska Karina Imran sendiri merupakan kader PAN. Istri Adriatma Dwi Putra (mantan Wali Kota Kendari) ini sebelumnya mendaftarkan diri sebagai calon wawali Kota Kendari untuk mendampingi Sulkarnain Kadir selaku Wali Kota Kendari saat ini.

Pencarian pendamping Sulkarnain di sisa masa bakti tersebut dikarenakan wali kota sebelumnya, yakni Adriatma Dwi Putra tersandung kasus tindak pidana hingga yang bersangkutan dipenjara 5 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan, dan dicabut hak politiknya 2 tahun setelah selesai menjalani pidana pokok. ADP kini menjalani masa tahanannya di Lembaga Permasyarakatan Kelas IIA Kendari.

Posisi Wali Kota Kendari akhirnya diisi Sulkarnain Kadir yang dilantik oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi pada 22 Januari 2019.

(Baca juga: Ambisi Pilkada Asrun-ADP Berujung di Balik Jeruji Besi)

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.