SULTRAKINI.COM: KENDARI - Memperingati hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22, disambut dengan sejumlah perlombaan yang berhubungan dengan teknologi inovasi bagi siswa di Kota Kedari. Kegiatan bertemakan "Inovasi dengan Menumbuh Kembangkan IPTEK untuk Generasi Muda" ini, berlangsung di gedung Olahraga Pemuda Jalan Sao-sao mulai 25-26 Oktober mendatang.

Siswa Kendari Pamer Kemampuan Berinovasi Teknologi di Hakteknas ke-22
Pameran dan berbagai lomba menarik seperti lomba robot dan lomba pembuatan cipta alat peraga bagi anak SD di Gor Pemuda Kendari menyambut Hakteknas ke-22. (Foto: Hasrul Tamrin/SULTRAKINI.COM)

Ajang diperlombakan seperti lomba robot, lomba pembuatan cipta alat peraga bagi anak SD, dan lomba roket air bagi pelajar SMP dan SMA. Hasil dari perlombaan tersebut akan diikutkan di tingkat nasional.

Kepala Dinas Badan Penelitian dan Pengembangan Sultra, Sukanto Toding mengungkapkan hari kebangkitan teknologi nasional yang diperingati setiap 10 Oktober, sebenarnya sama dengan hari kebangkitan nasional. Dulu 20 Mei biasanya selalu diperingati sebagai hari kebangkitan nasional, setelah diluncurkannya penerbangan perdana pesawat terbang N-250 Gatotkaca pada 10 Agustus 1995 di Bandung, disitulah ditandai sebagai momentum hari puncak-puncak teknologi yang dijadikan sebagai hari kebangkitan nasional.

"Untuk itu, lewat peringatan hari kebangkitan teknologi ini, kita gelorakan kembali semangat muda. Selain pameran juga ada beberapa lomba, kita harapkan ini menjadi ajang bagi siswa untuk meningkatkan kreativitas, khususnya dibidang teknologi," jelas Sukanto, Rabu (25/10/2017).

Pelaksana Tugas Gubernur Sultra, Saleh Lasata turut hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan itu. Termasuk sejumlah SKPD lingkup Pemprov Sultra dan pimpinan perguruan tinggi.

Peringatan hari kebangkitan teknologi nasional ini dibuka langsung oleh Plt. Gubernur Saleh Lasata dan dihadiri oleh beberapa SKPD lingkup Pemprov Sultra dan beberapa pimpinan perguruan tinggi.

"Teknologi saat ini luar biasa sedimikian pesat perkembangannya, jadi ini memberikan peluang pekerjaan maupun aspek lain di kehidupan manusia. Tapi sisi lain, yang lemah juga ada dampak negatif dalam kehidupan kita. Jadi kita harus pandai memaknai hadirnya teknologi ini," ujar Saleh Lasata.

Dia berharap, di zaman modern ini, generasi muda tentunya tidak hanya sekadar berdiam diri, tetapi mampu menumbuhkan semangat dan memiliki jiwa yang selaras dengan penguasaan terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Pemuda itu harus mampu menjawab dan menciptakan suatu teknologi yang bisa melambungkan nama Sultra, karena potensi daerah-daerah kita tidak kalah banyak dengan yang lain. Dengan semangat generasi muda saat ini harus mampu menciptakan suatu teknologi baru," kata Saleh Lasata.


Laporan: Hasrul Tamrin

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations