SMAN 1 Kendari Gagas Pembelajaran Tatap Muka dan Daring di Tengah Pandemi

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Upaya melakukan pembelajaran tatap muka dan daring di tengah pandemi Covid-19, membuat pihak SMAN 1 Kendari mempersiapkan hal tersebut dengan workshop untuk para guru dan staf pada 5-6 Januari 2021.

Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan, menjelaskan workshop dilaksanakan sesuai dengan program kerja SMAN 1 Kendari terkait persiapan pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

Proses belajar tatap muka yang berperan adalah perpaduan antara daring dan luring. Jadi selama dua hari (workshop), semua tenaga kependidikan mengikuti kegiatan dengan materi, praktik, dan simulasi.

Dalam pembelajaran tatap muka nantinya, satu ruangan kelas dibagi menjadi dua sesi. Ada siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di kelas dan siswa belajar secara daring.

“Bila tatap muka, 50 persen siswa di dalam kelas, sedangkan 50 persennya di rumah atau luar kelas. Inilah yang kami simulasikan selama dua hari (workshop). Insya Allah ini akan menjadi roll model untuk proses belajar tatap muka di Kota Kendari maupun di Sultra,” terangnya, Rabu (6/1/2021).

Mantan Kepala SMAN 10 Kendari ini mengaku, sejauh ini pihaknya sangat siap menjalankan pembelajaran tatap muka, mulai dari guru-guru, staf termasuk sarana prasarana penunjang di sekolah. Terlebih telah dinilai oleh tim sehubungan kesiapan fasilitas sekolah dan sesuai dengan indikator yang dipersyaratkan.

Meskipun pembejaran tatap muka di sekolah bakal dilangsungkan, Ruslan menilai pihaknya terlebih dulu meminta persetujuan orang tua siswa. Jika tidak diizinkan, siswa akan mengikuti pembelajaran tatap muka secara daring atau online.

“Peserta didik kita atur sedemikian rupa, dengan dua shif dalam satu kelas. Tetapi lagi-lagi harus dipadukan dengan data persetujuan orang tua siswa untuk belajar di sekolah. Paling banyak ingin belajar (mengizinkan anaknya) tatap muka. Bila orang tua siswa tidak mengizinkan tentu kita kita patenkan sebagi siswa yang akan belajar daring,” jelasnya.

Diketahui, SMAN 1 Kendari mulai 11 Januari 2021 bakal melangsungkan pembelajaran tatap muka di sekolah yang dipadukan dengan pembelajaran secara daring. Durasi pembejaran akan dikurangi mengingat masih dalam pandemi Covid-19.

“Durasi waktu yang dikurangi, inipun tidak menyalahi karena ada kurikulum di masa covid itu ada pengurangan,” tambahnya.

Laporan: Hasrul Tamrin
Editor: Sarini Ido

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.