Festival Pesona Budaya Tua Buton

Soal Ada Mahar Politik, Tony Herbiasyah Bakal Dipanggil DPP Nasdem

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Bupati Kolaka Timur (Koltim), Tony Herbiasyah akan dipangggil Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrasi (Nasdem), terkati mahar poltik yang dituduhkan kepadanya.

hal tersebut diungkapkan, Komando Pemenangan Sultra DPP NasDem, Malkan Amin, saat konferensi Pers di Kantor DPW Partai Nasdem Sutra, Senin (24/9/2018).

“Dalam waktu dekat DPP bakal memanggil Ketua DPW Partai NasDem Sultra, Tony Herbiansyah untuk mengklarifkasi kebenaran isu mahar politik sewaktu Pemilihan Wali Kota Kendari 2016 lalu,” ungkap

Perlu diketahui, lanjutnya, Partai Nasdem besutan Surya Paloh itu sangat komitmen terhadap mahar politik, siapapun yang terbukti melakukan mahar politik maka DPP akan menindak tegas. Namun sebaliknya, katanya, apabila tudingan soal mahar politik tidak terbukti maka DPP juga akan mengambil sikap tegas.

“Nasdem sangat tegas terhadap mahar politik, apabila Pak Tony terindikasi mahar politik tanpa didesakpun DPP segera menggantinya,” ujarnya

Saat ditanya, apakah nantinya juga akan memanggil Ishak Ismail untuk mengklarifkasi, Ketua DPW Partai Nasdem Sumatera Barat itu mengatakan, DPP hanya akan mengklarifikasi persoalan mahar politik ke Tony.”Kami tidak ada sangkut pautnya dengan Ishak Ismail, DPP akan mengklarifikasi ke Pak Tony saja,” akunya.

“Perlu saya menegaskan bahwa saya berkeyakinan Tony Herbyansya tidak perna menerimah mahar politik tersebut, terlebih hanya uang Rp100 juta. Cukup mintah ke saya saja. Kalau Pak Tony mintah Rp100 juta saya akan kasih Rp1 miliar,” tambanhya.

Pada kesempatan yang sama, Tony Herbiansyah membantah, tudingan mahar politik yang ditunjukan kepadanya dari Ishak Ismail, “Saya bantah, dan itu tidak benar, tidak ada mahar,” katanya.

Tony Herbiansyah menyebut, Ishak Ismail hanya berkhayal soal uang ratusan juta yang dikatakan diserahkan ke dirinya.

Di Nasdem, Sambung Tony, sama sekali tidak ada namanya mahar politik dan itu bisa dikonfirmasi ke beberapa kepala daerah yang dicalonkan Nasdem.

“Jadi tudingan Itu cuman khayalan belaka saja. Buktinya bisa ditanya ke kepala daerah kita usung kemarin sewaktu Pilkada. Bisa ditanyakan ke Pak Rasak (calon usungan Nasdem dalam Pilwali 2016), justru NasDem yang membiayai,” tutupnya.

Laporan:La Ismeid
Editor: Habiruddin Daeng

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.