SULTRAKINI.COM: KENDARI - Ketua Dewan Pengurus Wilayah PPNI Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Herianto angkat bicara terkait dugaan tindakan malapraktik terhadap bayi di Klinik Azalia, Kabupaten Konawe oleh oknum tenaga kesehatan.

Soal Dugaan Malapraktik, PPNI Sultra: Jangan Perawat yang Disebut-sebut
Ketua DPW PPNI Sultra, Herianto. (Foto: Wayan Sukanta/SULTRAKINI.COM)

Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan PPNI Konawe, diketahui pelaku bukan seorang perawat melainkan profesi dari tenaga kesehatan lainnya.

"Sejak awal berita munculnya dugaan malapraktik itu, kami langsung turun melakukan pengecekan dan investigasi. Hasilnya bahwa dia bukan seorang perawat, jadi jelas bahwa dalam kasus ini jangan perawat yang disebut-sebut," ujar Herianto saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/11/2017).

Namun pasca adanya kejadian tersebut, pihaknya belum meminta klarifikasi kabar dugaan malapraktik.

"Kita tunggu saja pernyataan dari pihak Klinik Azalia untuk memberikan keterangan, agar kasus ini tidak berkembang menjadi masalah yang besar," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang pasien bayi berusia lima bulan koma setelah mendapat suntikan dari oknum tenaga kesehatan di Klinik Azalia.

(Baca: Dugaan Malpraktik di Klinik Azalia, Bayi Lima Bulan Kritis Setelah Disuntik)

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Klinik Azalia dan keberadaan terduga pelaku yang belum diketahui keberadaanya.


Laporan: Wayan Sukanta

Tanggapan Anda?

Facebook Conversations