Soal Kabupaten Maritim Wakatobi, Ini Tanggapan Deputi Kemenko Kemaritiman

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Pencanangan Wakatobi menjadi Kabupaten Maritim oleh Bupati Wakatobi, Arhawi, Selasa (28/6/2016) sore di atas KM Simba, mendapatkan apresiasi dari Deputi Kemenko Kemaritiman RI, Agung Puswantono.

“Tepat sekali Wakatobi mencanangkan sebagai Kabupaten Maritim karena sumber daya alamnya luar biasa,” terang Agung Puswantono saat ditemui usai acara pencanangan tersebut.

Menurut Agung, potensi sumber daya alam maritim itulah nantinya yang ingin dikembangkan pemerintah pusat bersama pemerintah kabupaten. Ini perlu dilakukan agar Wakatobi dapat menjadi salah satu destinasi pariwisata yang signifikan di Indonesia.

Ia juga menjelaskan, Wakatobi merupakan kabupaten pertama di Indonesia yang mencanangkan sebagai Kabupaten Maritim. Oleh karena itu, kesiapan masyarakat Wakatobi menjadi kunci cepat atau tidaknya Wakatobi menjadi Kabupaten Maritim.

“Tergantung masyarakatnya siap atau tidak. Karena yang paling penting adalah masyarakatnya siap. Kalau penduduknya sudah siap mungkin dalam waktu singkat wisata di Wakatobi dapat melanglang buana,” terang Agung.

Agung juga mengingatkan, untuk menjadi daerah wisata yang baik maka masyarakat Wakatobi harus siap menjadi agen wisata tersebut. Sebab tanpa berperilaku seperti itu, menurutnya, Wakatobi tidak dapat berkembang dengan baik.

“Dengan demikian, perilaku masyarakat Wakatobi harus diubah dengan lebih mendekatkan diri dengan tamu yang datang. Dengan begitu, wisatawan akan merasa bahwa Wakatobi adalah bagian dari diri mereka,” tegas Agung.

Setelah itu, kata Agung, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah membangun bandara, pelabuhan, jalan, penginapan, dan sarana penunjang lainnya.

“Semua harus disiapkan. Untuk itulah Kemenko Maritim akan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Wakatobi untuk mengembangkan ini. Dengan begitu, nantinya Wakatobi akan di kenal di mana-mana,” pungkasnya.

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.