Soal Kematian Jalil, BNN Pusat Akan Turun Tangan

SULTRAKINI.COM: KENDARI – Kematian pegawai honorer Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara, Jalil, akibat dianiaya oknum Polisi, rupanya mendapat perhatian dari BNN pusat di Jakarta.

 

Atas penyebab kematian Jalil yang hingga kini masih janggal, BNN Pusat berencana turun tangan langsung. \”Iyaa, humas BNN pusat bapak Slamet Pribadi telah menghubungi saya via telpon, untuk menanyakan apakah almarhum (Jalil) adalah pegawai BNNP Sultra,\” kata Pelaksana Kehumasan BNNP Sultra, Adisak Ray, Kamis (9/6/2016).

 

\”BNN pusat berencana turun langsung, tapi kami belum tahu kapan,\” tambah Ray.

 

Peristiwa yang menimpa Jalil, hingga berujung pada kematiannya juga disayangkan rekan kerjanya di bagian Rehabilitasi BNNP Sultra. Mereka sangat tidak percaya bila Jalil terlibat kejahatan pembegalan maupun pemerkosaan sebagaimana yang dituduhkan polisi.

 

\”Almarhum orangnya rajin, yah seperti pegawai pada umumnya. Itu disana biasanya Almarhum suka sholat dan suka makan siang di lantai dua,\” ungkap salah seorang rekan kerja Jalil yang tidak mau menyebutkan namanya.

 

Untuk diketahui, menurut hasil visum kepolisian di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari menyatakan, Jalil meninggal karena pendarahan akibat luka tembak yang menembus betis kirinya.

 

Namun keluarga korban tidak puas dengan pernyataan dari Kepolisian sehingga mengadukan kejadian ini di Bid Propam Polda Sultra untuk menuntut keadilan pada Rabu (8/6/2016). Pasalnya, selain luka tembak, keluarga juga menemukan adanya luka lebam dibeberapa bagian tubuh Jalil.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.