SUARA

Sosialisasi Disiplin Berlalu Lintas, Anggota Satlantas jadi Pembina Upacara

SULTRAKINI.COM:KENDARI – Sosialisasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalulintas (Kamseltibcarlantas) kembali dilakukan oleh Satlantas Polresta Kendari ditingkat sekolahan, kali ini yang menjadi sasaran adalah SMPN 13 Kendari di Kecamatan Puuwatu.

Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Satlantas Polresta Kendari, Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu) Wawan Gunawan, bertindak sebagai pembina upacara saat apel pagi dihadapan ratusan siswa/siswi SMPN 13 Kendari.

Aiptu Wawan menghimbau kepada para siswa agar jangan bergantung di angkutan Kota (Angkot/pete-pete) yang sudah penuh saat jam pulang sekolah karena pernah terjadi korban siswa akibat bergantung di Angkot. Selain itu tidak ada toleransi dan tidak dibenarkan bawa motor ke sekolah dikarenakan belum cukup umur.

yamaha

“Kita tertib bukan takut karena polisi, tapi karena patuh lalu lintas, hati hati dalam menyeberang jalan, sediakan perlengkapan sebelum berangkat kesekolah, kakak kelas beri contoh yg baik kepada adik-adiknya,” tegas Aiptu Wawan dalam sambutannya.

Kepala Sekolah SMPN 3 Kendari, Usman Laming, selalu memberikan instruksi dan larangan keras kepada siswanya bahkan pada saat rapat komite bersama orang tua dan guru BK (bimbingan konseling) ia tidak selalu menyampaikan pada orang tua jangan memberikan motor kepada anaknya untuk dipakai ke sekolah.

“Kita memang tidak toleransi, kalau bawa motor jangan simpan disekolah. Tidak banyak siswa yang bawa motor, sepengetahuan kami motor mereka disimpan diluar sekolah,” pungkas Usman kepada SULTRAKINI.COM.

Usai memberikan arahan saat apel pagi, ada dua siswa SMPN 3 Kendari yang ternyata sakit dan kurang enak badan, mengetahui hal tersebut anggota Satlantas dengan sigap membawa mereka berdua kedalam mobil lantas untuk kemudian diantarkan kerumah masing-masing.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.