Suhu Badan 768 Penumpang KM Lambelu yang Turun di Baubau Normal

SULTRAKINI.COM: KM Lambelu telah menurunkan 768 penumpang di Pelabuhan Murhum Baubau, Senin (6 April 2020). Setelah kapal milik pelni itu dikabarkan pernah memuat 4 penumpang tujuan Nunukan Kalimantan terjangkit virus corona, berdasarkan hasil rapid test oleh otoritas pelabuhan setempat.

Seluruh penumpang yang turun di Pelabuhan Murhum tersebut tidak satu pun yang mengalami gejala terjangkit virus corona atau covid-19. Di tandai dengan suhu tubu rata-rata normal.

Kepala UPP Murhum, Pradidgo, menjelaskan semua penumpang yang turun diukur suhu tubuhnya menggunakan thermalgun atau alat pengukur suhu tubuh otomatis.

“Semua penumpang dipastikan normal tanpa ada gejala menguatirkan,” kata Pradidgo di Baubau, Senin.

Petugas pelabuhan Murhum juga menjalankan prosedur penanganan penumpang sebagaimana disepakati dalam rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Baubau, Sabtu (4 April 2020) lalu.

Menurut Pradidgo, jumlah penumpang KM Lambelu yang turun di Pelabuhan Murhum Baubau melebihi perkiraan sebelumnya, hanya 368 orang. Mengalami penambahan di setiap pelabuhan singgah.

Pelayaran KM Lambelu kali ini, bertolak dari Pelabuhan Nunukan pada 3 April 2020, selanjutnya menuju Balikpapan, Pantolan, Parepare, Makassar dan tiba di Baubau pada Senin (6 April 2020), selanjutnya akan meneruskan pelayaran ke arah Timur, di Maumere.

Semua penumpang juga telah melalui proses sterilisasi disinfektan dan mereka juga telah didata oleh petugas, sebelum kemudian diperbolehkan untuk pulang ke kampong halaman masing-masing, yakni Baubau, Wakatobi, Muna, dan kabupaten lainnya.

Kendati tidak ditemukan gejala jangkit corona, namun para penumpag juga disarankan untuk melakukan isolasi mandiri  guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat penularan virus berbahaya itu ada yang tidak menimbulkan gejala awal.

Laporan: Shen Keanu

beras pokea

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.